BREAKING NEWS
 

Rangkul Media Untuk Jaga Persatuan Bangsa

Menko Polkam Bentengi Publik Dari Hoax Dan Fitnah

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Jumat, 6 Februari 2026 06:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamar Chaniago (tengah) berfoto bersama pimpinan redaksi media nasional, usai silaturahmi Media Nasional di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Foto: Dok. Kemenko Polkam

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah menilai, sinergi dengan media massa kian krusial untuk menjaga stabilitas nasional dan memperkuat persatuan bangsa. Terutama di tengah maraknya penyebaran fitnah dan berita bohong yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamar Chaniago saat Silaturahmi Media Nasional di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dalam sambutannya, Djamar menyoroti masih masifnya peredaran hoax dan informasi palsu di ruang publik. Penyebaran informasi menyesatkan tidak hanya merusak kepercayaan publik, juga berpotensi memicu konflik sosial.

Sebagai garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, media massa memiliki peran strategis dalam meluruskan informasi yang menyimpang. Karena itu, dia menegaskan pentingnya kolaborasi yang erat antara Pemerintah dan media untuk menjaga kualitas ruang publik.

Baca juga : Kepala KPP Madya Banjarmasin Jadi TSK Suap Restitusi Pajak

“Jika kita bersinergi, akan lebih mudah membangun bangsa ini. Kita tidak boleh memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin melemahkan ketahanan nasional melalui informasi negatif," ujar Djamari.

Dia memastikan, Pemerintah tidak anti-kritik. Menurutnya, kritik justru penting dalam proses demokrasi dan perbaikan kebijakan.

Adsense

Silaturahmi tersebut mendapat apresiasi dari para pemimpin redaksi media nasional yang hadir. Mereka menyepakati komunikasi dua arah antara Pemerintah dan pers menjadi kunci untuk menjaga stabilitas politik serta keamanan nasional.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi rutin guna menciptakan ruang publik yang sehat dan bertanggung jawab.

Baca juga : Diisukan Bergabung Ke Demokrat, Adik Gubernur NTB Tidak Masuk Partai

Hadir dalam pertemuan itu pimpinan redaksi dari berbagai media arus utama, antara lain TVRI, RRI, LKBN Antara, Kompas, TV One, Metro TV, Detik.com, serta Rakyat Merdeka/RM.id. Menko Polkam didampingi Wakil Menko Polkam Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus dan Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan.

Seperti diketahui, pesatnya perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat. Namun juga menghadirkan tantangan serius, terutama terkait penyebaran hoax dan informasi palsu.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat, sepanjang 2024 terdapat 1.923 konten hoax, berita bohong dan informasi palsu yang berhasil diidentifikasi dan diklarifikasi.

Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR pada Senin (8/12/2025), Komdigi mengungkapkan, pada periode 20 Oktober 2024 hingga 6 Desember 2025 ditemukan sebanyak 1.890 isu hoax di berbagai platform digital.

Baca juga : Selain Gerindra, Golkar, PKB, PAN, PSI Kompak Dukung Prabowo Dua Periode

Sebagian besar hoax dan konten negatif tersebut ditemukan di platform Facebook, yang menjadi kanal dengan porsi penyebaran tertinggi. Adapun temuan lainnya tersebar di platform X, Instagram, Threads, Telegram, YouTube, TikTok, WhatsApp, serta sejumlah platform digital lainnya. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Jumat, 6 Februari 2026 dengan judul "Rangkul Media Untuk Jaga Persatuan Bangsa, Menko Polkam Bentengi Publik Dari Hoax Dan Fitnah"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense