BREAKING NEWS
 

Atas Usul Menag, Presiden Siapkan Lahan 4.000 Meter di HI untuk Gedung Ormas Islam

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Sabtu, 7 Februari 2026 17:43 WIB
Presiden Prabowo Subianto berbincang dengan Menag Nasaruddin Umar saat menghadiri Istighasah Kubra dan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan lahan kurang lebih 4.000 meter persegi di kawasan strategis Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, untuk pembangunan gedung terpadu berbagai badan umat dan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Hal itu disampaikan Presiden saat menghadiri Istighasah Kubra dan Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut usulan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang mendorong adanya perhatian lebih bagi institusi Islam agar memiliki fasilitas representatif di pusat ibu kota sebagai simbol kehadiran negara bagi umat.

“Ini adalah permintaan dari Menteri Agama dan jajarannya agar institusi Islam dapat difasilitasi. Selain itu juga merupakan lambang nyata bersatunya ulama dan umara (pemerintah),” ujar Presiden Prabowo.

Baca juga : Stafsus Menag Terima KSAL Jepang, Kenalkan Harmoni di Masjid Istiqlal

Presiden menegaskan, kolaborasi antara ulama dan pemerintah sangat krusial. Menurutnya, stabilitas bangsa selama ini turut dijaga oleh peran para ulama yang konsisten menyebarkan kesejukan dan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.

Dalam taklimatnya, Presiden menekankan bahwa Masjid Istiqlal bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kebesaran dan kedaulatan bangsa Indonesia.

Adsense

Ia menyebut, masjid tersebut merupakan lambang semangat bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) dan sejajar dengan bangsa-bangsa besar dunia. Masjid Istiqlal juga mencerminkan komitmen negara dalam melindungi segenap tumpah darah Indonesia melalui nilai-nilai religiusitas.

Presiden lalu mengutip Surah Ar-Ra’d ayat 11. “Dalam Al-Qur’an, Allah mengatakan bahwa Ia tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Jadi kita harus bertekad melakukan perubahan dan memberantas kemiskinan,” ucapnya.

Baca juga : Mensos Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia di Atas 75 Tahun

Menurut Presiden, pesan tersebut menjadi pemantik semangat pemerintah dan masyarakat untuk bertekad menghilangkan kemiskinan serta memberantas praktik korupsi yang menghambat kemajuan bangsa.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya sumber daya alam. Namun, tantangan terbesar adalah kemampuan kolektif bangsa dalam menjaga dan mengelola kekayaan tersebut secara adil dan transparan.

“Kolaborasi antara ulama, umara, dan rakyat menjadi salah satu cara untuk memastikan kekayaan negara dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tegas Prabowo.

Sejalan dengan visi tersebut, Majelis Ulama Indonesia berkomitmen memperkuat dukungan kepada pemerintah dalam setiap langkah menuju kesejahteraan umum. Sebagai organisasi yang memayungi umat, MUI siap berperan sebagai mitra kritis sekaligus kolaborator strategis kebijakan pemerintah.

Baca juga : PTPN I Siapkan Lahan 1.100 Hektare Tanam Kelapa di Sumut

Pada kesempatan yang sama, MUI secara simbolis menyalurkan bantuan rehabilitasi masjid serta 500 rumah marbot dan guru ngaji yang menjadi penyintas bencana di wilayah Sumatera. Selain itu, dilakukan peresmian pembentukan Moslem Disaster Rescue (MDR) MUI, yakni tim tanggap darurat yang dipersiapkan untuk membantu masyarakat secara cepat saat terjadi bencana atau kesulitan nasional.

Pengurus MUI periode selanjutnya diharapkan mampu meneruskan estafet perjuangan dalam menjaga persatuan Indonesia. Dengan terjalinnya sinergi harmonis di jantung ibu kota, pesan moderasi beragama dan semangat gotong royong diharapkan terus terpancar ke seluruh penjuru Tanah Air.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense