BREAKING NEWS
 

Demi Optimalkan Pelayanan Jemaah

Wamenhaj dan Menko Perekonomian Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 13 Februari 2026 16:21 WIB
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak (kelima kanan) bersama sejumlah jajaran dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (kelima kiri) menggelar pertemuan strategis di Jakarta, Rabu (12/2/2026). [Foto: Ist]

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta, Rabu (12/2/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaah.

Dalam diskusi tersebut, Wamenhaj menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan haji tidak semata diukur dari kelancaran ritual ibadah, melainkan juga dari kemampuan membangun ekosistem ekonomi yang menopang pelayanan secara berkelanjutan.

Baca juga : Pemerintah Perkuat Keamanan Pangan

“Pengelolaan haji harus dimaknai secara komprehensif. Tidak hanya sukses secara ritual, tetapi juga berhasil membangun ekosistem ekonomi agar manfaatnya kembali kepada bangsa dan memperkuat pelayanan jemaah,” ujar Dahnil.

Dia mengungkapkan, dari sekitar Rp40 triliun perputaran dana haji setiap tahun, sekitar 80 persen masih berupa cash outflow ke luar negeri. Jumlah tersebut belum termasuk potensi ekonomi dari lebih dari dua juta jemaah umrah Indonesia setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan besarnya peluang untuk menekan arus devisa keluar sekaligus meningkatkan keterlibatan pelaku usaha nasional dalam rantai pasok haji dan umrah.

Baca juga : Jadi Wamenkeu, Juda Agung Siap Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Sebagai langkah konkret, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) berencana mengembangkan asrama haji sebagai pusat penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah. Dengan lahan yang luas dan tersebar di berbagai daerah, asrama haji berpotensi menjadi pusat logistik, pelatihan, inkubasi usaha, hingga etalase produk nasional untuk memenuhi kebutuhan jemaah.

Adsense

Namun, Dahnil menegaskan bahwa penguatan ekosistem ekonomi haji tidak dapat dijalankan Kemenhaj secara mandiri. Sinergi lintas kementerian dan lembaga, khususnya yang berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menjadi kunci keberhasilan.

Baca juga : Kemenkomdigi–BP Taskin Perkuat Sinergi Digital

“Kami berharap Kemenko Perekonomian dapat mengorkestrasi kementerian dan lembaga terkait agar agenda penguatan ekosistem ekonomi haji dan umrah berjalan terpadu serta berdampak nyata,” tegasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense