Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Kemenkomdigi–BP Taskin Perkuat Sinergi Digital
Kamis, 5 Februari 2026 10:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergisitas Program Bidang Percepatan Pengentasan Kemiskinan dengan Bidang Komunikasi dan Digital. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dan Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, pada Rabu (4/2/2026) di Jakarta.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dan berkelanjutan di tengah tren penurunan angka kemiskinan nasional. Berdasarkan data Maret 2025, tingkat kemiskinan Indonesia tercatat sebesar 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta jiwa, menurun dibandingkan September 2024 yang mencapai 8,57 persen.
Meski menunjukkan progres positif, pemerintah tetap menghadapi tantangan besar untuk mencapai target nol persen kemiskinan ekstrem pada periode 2024–2029.
Nota Kesepahaman tersebut menjadi landasan penyelarasan program dan kegiatan kedua lembaga dalam memperkuat tiga pilar utama pengentasan kemiskinan, yakni bantuan sosial yang tepat sasaran, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan akurasi dan integrasi data.
Baca juga : Perluas Jangkauan, Kemenag Kenalkan Koleksi Perpustakaan Islam Digital di Mesir
Ruang lingkup sinergi Kemkomdigi dan BP Taskin meliputi Pertukaran Data dan Informasi, melalui penyelarasan basis data kemiskinan antarlembaga secara aman dan sesuai dengan regulasi pelindungan data pribadi.
Lalu, Pemanfaatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mengoptimalkan integrasi sistem digital pemerintah agar layanan dan penyaluran program lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Kemudian, Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia, melalui peningkatan literasi dan keterampilan digital bagi tenaga pelaksana lapangan serta masyarakat penerima manfaat.
Diseminasi Informasi dan Edukasi Publik, guna memperluas akses masyarakat terhadap informasi program pengentasan kemiskinan.
Baca juga : Kilang Balongan Dan Terminal Terintegrasi Perkuat Energi Jabar-Jakarta
Berikutnya, Pemanfaatan Sarana dan Prasarana, melalui pendayagunaan infrastruktur komunikasi dan fasilitas pendukung guna menunjang pelaksanaan program di berbagai wilayah.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa transformasi digital harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Teknologi tidak boleh berhenti pada kecanggihan sistem, tetapi harus berdampak nyata bagi kemanusiaan. Transformasi digital harus menghadirkan keadilan, membuka akses, dan memperkuat martabat manusia, khususnya bagi kelompok yang selama ini tertinggal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BP Taskin, Budiman Sudjatmiko, menekankan pentingnya integrasi sektor digital dalam mencapai target pengentasan kemiskinan jangka panjang.
Baca juga : DPR Yakin Segera Terealisasi
“SITASKIN (Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan) Berdata, Berdana, dan Berdaya merupakan terobosan negara untuk mengatasi kemiskinan secara struktural melalui integrasi Poin Amal Sosial dan Poin Amal Usaha. Sistem ini memvalidasi kerja sosial, memperkuat ekonomi desa berbasis produksi riil, serta memastikan bantuan tepat sasaran, produktif, dan berkelanjutan,” jelas Budiman.
Ia menambahkan, SITASKIN didukung sistem poin tertutup yang legal, berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, serta ditopang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Koperasi 9 Garuda.
Skema ini ditujukan untuk mencapai nol persen kemiskinan ekstrem pada 2026 dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif pada 2029.
Melalui kerja sama ini, Kemkomdigi dan BP Taskin berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor agar intervensi pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih presisi, terintegrasi, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan ruang digital nasional sebagai fondasi pembangunan sosial-ekonomi yang aman, berdaulat, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya