Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Layanan Kesehatan, PGN Perkuat Pasokan Gas Ke RSUP Sardjito
Jumat, 23 Januari 2026 17:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen memastikan layanan gas bumi yang andal dan berkelanjutan bagi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta, guna mendukung operasional layanan kesehatan masyarakat yang berjalan selama 24 jam.
Komitmen tersebut diperkuat melalui kolaborasi PGN dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) untuk menjamin penyaluran gas bumi yang aman dan optimal bagi rumah sakit rujukan nasional tersebut.
RSUP Dr. Sardjito saat ini menggunakan gas bumi dengan volume sekitar 30.000 meter kubik per bulan yang dimanfaatkan untuk mengoperasikan peralatan boiler atau pemanas serta kebutuhan energi dapur rumah sakit. Ke depan, layanan penyaluran gas bumi akan ditransisikan dari PGN Gagas ke PGN dengan tetap menjaga kualitas dan keandalan pasokan.
Baca juga : Dukung Gaya Hidup dan Kulit Sehat, Buavita Rilis 2 Varian Baru
Pada Kamis (22/1), BPH Migas bersama PGN melakukan monitoring langsung penyaluran gas bumi ke RSUP Dr. Sardjito. Kegiatan tersebut dihadiri Komite BPH Migas Arief Wardono dan Eman Salman, Direktur Gas Bumi BPH Migas Muhiddin, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Heri Murahmanta, Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono, serta jajaran manajemen rumah sakit.
Komite BPH Migas Arief Wardono mengatakan secara umum penyaluran gas bumi kepada pelanggan PGN, baik sektor komersial maupun rumah tangga, berada dalam kondisi aman tanpa gangguan operasional.
“Khusus untuk RSUP Dr. Sardjito, kami memastikan pasokan gas bumi mampu mendukung aktivitas vital rumah sakit secara berkelanjutan. PGN diharapkan terus memberikan layanan yang prima sesuai kebutuhan rumah sakit,” ujarnya.
Baca juga : Beras Satu Harga, Bisakah Diterapkan Di Seluruh Daerah?
PGN menegaskan komitmennya untuk menjamin keberlanjutan pasokan gas bumi yang aman dan andal, mengingat RSUP Dr. Sardjito merupakan fasilitas kesehatan publik yang beroperasi penuh setiap hari. Saat ini, penyaluran gas bumi ke rumah sakit tersebut menggunakan skema beyond pipeline berupa Compressed Natural Gas (CNG) yang disuplai oleh anak usaha PGN, PT Gagas Energi Indonesia.
Area Head PGN Semarang Sugiyanto Eko Cahyono mengatakan PGN hadir sebagai mitra strategis sektor kesehatan dalam mewujudkan operasional yang efisien dan ramah lingkungan.
“Melalui sinergi dengan pemerintah, termasuk BPH Migas, PGN berkomitmen menyediakan layanan energi yang aman dan tersedia 24 jam sehingga rumah sakit dapat fokus mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Baca juga : Kerahkan Sistem Kesehatan Terpadu, UGM Perkuat Penanganan Bencana Sumatera
Pihak RSUP Dr. Sardjito menyambut positif kerja sama pemanfaatan gas bumi tersebut. Direktur Layanan Operasional RSUP Dr. Sardjito Riat El Khair menyatakan penggunaan gas bumi memberikan dampak positif dari sisi efisiensi dan keberlanjutan.
“Selain menurunkan biaya energi hingga sekitar 30 persen dibandingkan bahan bakar sebelumnya, gas bumi juga mendukung komitmen rumah sakit menuju pengelolaan lingkungan yang lebih hijau,” ujarnya.
Saat ini PGN melayani 3.517 sambungan rumah (SR) serta pelanggan kecil, UMKM, dan komersial di wilayah Yogyakarta. PGN akan terus mengembangkan layanan gas bumi di wilayah tersebut guna memperluas pemanfaatan energi bersih bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya