BREAKING NEWS
 

Groundbreaking Rusun Meikarta 8 Maret, Ara: Kita Siap Jalan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : MUHAMAD FIKY
Jumat, 20 Februari 2026 12:01 WIB
Menteri PKP, Maruarar Sirait bersama tim Lippo Group bahas rencana groundbreaking pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/2/2026) malam. Foto: Kementerian PKP

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan groundbreaking rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026. Rencana tersebut, telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah.

Sebelumnya, Kementerian PKP telah melakukan land clearing tahap awal di atas lahan seluas 10 hektar milik Lippo Group menggunakan alat berat excavator. Di atas lahan 10 hektar tersebut akan dibangun 18 tower hunian vertikal dengan total sekitar 141.000 unit. Nilai investasi diperkirakan mencapai Rp39 triliun.

Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, peletakan batu pertama ini diharapkan menjadi role model penyediaan hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum dan akses ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Rencana 8 Maret kita akan lakukan groundbreaking. Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan," ujar Ara usai diskusi strategis bersama tim Lippo Group terkait rencana pembangunan rusun subsidi di Meikarta, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/2/2026) malam.

Baca juga : Pasangan Menikah Di Acara Super Bowl

Sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo, Lippo Group yang dipimpin James Riady ini menyiapkan lahan seluas 20 hektar untuk pengembangan rusun subsidi tersebut.

Fasilitas Sekolah, Pasar Hingga Rumah Sakit

Ara sapaan beken Maruarar Sirait ini menegaskan, sebelum pembangunan dimulai, PKP akan melakukan survei untuk memahami kebutuhan dan preferensi calon penghuni.

Adsense

"Kita ingin memahami bagaimana kemauan konsumen. Karena itu, akan dilakukan survei dengan metodologi yang tepat dan sampling yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat," jelasnya.

Selain itu, Pemerintah juga akan memastikan kesiapan ekosistem pendukung, mulai dari sekolah, rumah sakit, pasar, tempat kerja hingga akses transportasi.

Baca juga : Cek Endra Minta Pertamina Patra Niaga Siapkan Pasokan LPG 3 Kg Jelang Ramadan

"Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya," tegasnya.

Mantan anggota DPR ini mengungkapkan, berdasarkan data BP Tapera dalam lima tahun terakhir pembiayaan rusun subsidi hanya terealisasi 140 unit.

"Ini sangat kecil. Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya memanfaatkan lahan Meikarta untuk rusun subsidi dengan target 141.000 unit tahap awal," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lippo Group atas komitmen dan kolaborasi yang dibangun dalam program perumahan rakyat. Pembangunan rusun diharapkan dapat menjadi model hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dan berkelanjutan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga : Mafia Minyak Ditekuk, Satu Juta Barel Crude Bisa Dibawa Pulang

"Kolaborasi seperti ini penting agar program Pemerintah berjalan cepat dan tepat," tutup Ara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense