BREAKING NEWS
 

Berkat Program MBG, Peternak Telur Malang Rasakan Kepastian Usaha

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 25 Februari 2026 12:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan saat melakukan kunjungan ke Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) Ayam Segar Tumpang (AST) di Desa Argosuko, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026). (Dok. Kemenko Pangan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan melakukan kunjungan kerja ke peternakan CV. Intan Telur di Desa Kambingan, Kecamatan Tumpang, sekaligus ke Rumah Pemotongan Hewan Unggas (RPHU) Ayam Segar Tumpang (AST) di Desa Argosuko, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (24/2/2026). Kunjungan itu sekaligus memastikan pasokan telur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar.

Di lokasi tersebut, Zulhas melihat proses produksi dari kandang hingga pengemasan. CV Telur Intan saat ini mengelola sekitar 150.000 ayam petelur. Kapasitas produksinya mencapai 9 hingga 11 ton telur per hari.

Sebagian produksi rutin disalurkan ke 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pasokan itu untuk mendukung pelaksanaan MBG di wilayah Malang dan sekitarnya.

Baca juga : Program Bejo Anti Angin Spot Ramaikan Ramadan di Ratusan Kota

Perwakilan CV Telur Intan Ulfa mengatakan, sebelum MBG berjalan, pemasaran telur sangat bergantung pada kondisi pasar. Harga dan permintaan sering berubah.

Adsense

“Dengan adanya MBG, ada kepastian serapan produksi telur dari kami sebagai peternak. Kalau sebelumnya kami hanya mengandalkan pasar umum, sekarang ada tambahan permintaan yang jelas dan rutin,” ujarnya.

Menurutnya, kepastian itu membuat peternak lebih tenang. Perencanaan produksi bisa dilakukan dengan lebih terukur.

Baca juga : Eks Kajari HSU Ajukan Gugatan Praperadilan

“Kami tidak merasa takut lagi telur kami tidak laku, karena ada serapan tambahan dari program MBG,” katanya.

Zulkifli Hasan menegaskan, MBG tidak hanya menyasar pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga mendorong perputaran ekonomi daerah, termasuk memberi kepastian usaha bagi peternak ayam petelur.

Dengan pola serapan yang rutin dan terjadwal, pelaku usaha memiliki gambaran permintaan yang lebih jelas. Stabilitas inilah yang kini dirasakan peternak telur di Malang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense