BREAKING NEWS
 

Waspada Penipuan Atas Nama KBRI Doha Terkait Evakuasi Jalur Darat Ke Arab Saudi

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 6 Maret 2026 21:33 WIB
KBRI Doha di Qatar (Foto: Facebook)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Doha, Qatar menginformasikan adanya penipuan yang mengatasnamakan KBRI Doha terkait pengaturan perjalanan darat ke Arab Saudi, bagi warga negara Indonesia (WNI) di Qatar.

"Perlu kami sampaikan, KBRI Doha tidak memberikan rekomendasi atau referensi travel/agen perjalanan untuk perjalanan ke Arab Saudi, termasuk meminta biaya jasa. WNl diimbau untuk berhati-hati dan memastikan kredibilitas pihak penyedia jasa, sebelum melakukan transaksi," papar KBRI Doha dalam keterangan resminya, Jumat (6/3/2026).

KBRI Doha mengimbau seluruh WNI di Qatar, agar tetap tenang dan selalu mengikuti arahan dari otoritas Pemerintah Qatar. Termasuk, apabila terdapat anjuran untuk tetap berada di dalam tempat tinggal (shelter in place).

Baca juga : Gabung BOP, Pengamat: Indonesia Tak Terkait Aksi Militer AS

"Mohon untuk terus memantau informasi terbaru dari Pemerintah Qatar dan imbauan yang kami sampaikan. Apabila Anda menerima peringatan darurat, tetaplah berada di dalam ruangan atau segera menuju bangunan aman terdekat atau tempat perlindungan yang tersedia, dan jauh dari jendela," ujar KBRI Doha. 

Ruang Udara Qatar Masih Ditutup 

KBRI Doha menjelaskan, saat ini ruang udara Qatar masih ditutup. Namun, perbatasan darat menuju Arab Saudi masih terbuka dan dapat menjadi salah satu alternatif perjalanan. Beberapa layanan transportasi darat komersial juga masih beroperasi.

Adsense

WNI yang mempertimbangkan untuk meninggalkan Qatar secara mandiri, dimohon memastikan ketersediaan visa serta dokumen perjalanan yang diperlukan.

Baca juga : Eskalasi Konflik Timteng, KBRI Riyadh Terbitkan Imbauan Untuk WNI di Arab Saudi

Jika menggunakan layanan transportasi komersial, pastikan untuk selalu memantau informasi terbaru dari penyedia transportasi, serta memastikan status operasional wilayah perbatasan sebelum melakukan perjalanan.

Selain itu, WNI juga dimohon menyiapkan perlengkapan darurat, serta obat-obatan penting yang mungkin diperlukan selama perjalanan.

"Perjalanan meninggalkan Qatar dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan masing-masing secara sukarela, dengan mempertimbangkan kondisi dan kesiapan masing-masing," tutur KBRI Doha. 

Baca juga : Cek Prasarana Layanan Lebaran, KAI Inspeksi Jalur Utara Pulau Jawa

Apabila membutuhkan bantuan mendesak, silakan menghubungi Hotline KBRI Doha : +974 3332 2875.

KBRI Doha akan terus memantau perkembangan situasi dan menyampaikan informasi terbaru kepada seluruh WNI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense