BREAKING NEWS
 

Percepat Penanganan Sampah Nasional

Pemerintah Target PSEL Beroperasi Akhir 2027

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 1 April 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (ketiga kanan, depan) memberikan keterangan usai memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Percepatan Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Foto: Dok. Kemenko Pangan.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mempercepat penanganan sampah nasional melalui pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Program ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan Zulkifli Hasan di Gedung Kemenko Pangan, Selasa (31/3/2026). Rapat ini menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Pemerintah menargetkan pembangunan PSEL di 30 lokasi. Fasilitas ini akan melayani 61 kabupaten dan kota. Kapasitas pengolahan mencapai 39.450 ton per hari atau setara 14,4 juta ton per tahun. Angka ini diperkirakan mencakup sekitar 24 persen dari total timbulan sampah nasional.

Baca juga : Kasus Kuota Haji Tambahan, KPK Tetapkan 2 TSK Baru

Sejumlah proyek sudah menunjukkan perkembangan. Empat lokasi, yakni Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya dan Yogyakarta Raya, segera masuk tahap pembangunan. Enam lokasi lain disiapkan untuk proses lelang mulai April 2026.

Beberapa daerah juga telah menuntaskan tahap awal. Mulai dari penyediaan lahan, penyusunan regulasi, hingga kesiapan Pemerintah Daerah.

Adsense

Pemerintah menetapkan target operasional PSEL pada Oktober 2027. Target ini diharapkan mampu mempercepat penanganan sampah secara signifikan.

Baca juga : Birokrasi Harus Berorientasi Hasil, Bukan Cuma Rutinitas

Selain itu, Pemerintah tengah menyusun peta jalan nasional pengelolaan sampah. Targetnya, pengolahan sampah mencapai 100 persen pada 2029. Saat itu, timbulan sampah diproyeksikan mencapai 146.780 ton per hari.

Upaya ini dilakukan melalui kombinasi berbagai teknologi. Di antaranya pengolahan organik, TPS3R, Refuse Derived Fuel (RDF), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), hingga waste to energy.

Zulkifli Hasan optimistis persoalan sampah nasional dapat diatasi. Dia menilai, teknologi yang tersedia sudah memadai. “Kita sudah memiliki teknologi pengolahan sampah yang lengkap. Mulai dari waste to energy, RDF, kompos, hingga biodigester. Sampah ini saya yakin bisa diselesaikan,” ujarnya.

Baca juga : Bupati Dan Wabup Lebak Dibina Gubernur Banten

Pemerintah menargetkan dalam empat tahun ke depan penanganan sampah nasional berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 1 April 2026 dengan judul "Percepat Penanganan Sampah Nasional Pemerintah Target PSEL Beroperasi Akhir 2027"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense