RM.id Rakyat Merdeka - Pengamat perlindungan konsumen dan kebijakan publik, Tulus Abadi, menilai pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 berjalan efektif dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik serta arus balik Lebaran.
Menurut Tulus, keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai kebijakan yang diterapkan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri selama periode pengamanan.
“Operasi Ketupat tahun ini telah menghadirkan berbagai instrumen yang sangat membantu menciptakan arus mudik yang lancar dan aman,” ujar Tulus dalam Audiensi Evaluasi Operasi Ketupat 2026, dikutip Sabtu (4/4/2026).
Baca juga : KPK Catat Tingkat Kepatuhan Lapor LHKPN Capai 96,24 Persen
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil survei, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat mencapai 94 persen. Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa pelayanan kepada pemudik berjalan dengan baik.
“Dari survei menunjukkan 94 persen masyarakat puas terhadap Operasi Ketupat. Ini harus kita jaga dan terus ditingkatkan,” tegasnya.
Selain itu, penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dinilai sangat efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, baik saat arus mudik maupun arus balik.
Baca juga : Anev Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas: Jaga Marwah Lewat Pelayanan Humanis
Tulus menyebut kebijakan tersebut turut berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan hingga 30 persen.
Ia bahkan mendorong agar sistem one way dapat dipertimbangkan menjadi kebijakan permanen, disertai peningkatan rambu dan petunjuk arah di jalan tol.
“Ke depan, kebijakan ini sangat membantu dan bisa dipertimbangkan menjadi kebijakan permanen dengan peningkatan sistem perambuan,” ungkapnya.
Baca juga : Operasi Ketupat 2026 Sukses Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Tulus berharap, tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat dapat terus dipertahankan, sehingga perjalanan mudik di masa mendatang semakin aman, nyaman, dan terkendali.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.