Sebelumnya
Menurut Rico, dalam forum tersebut para purnawirawan memberikan masukan.
Termasuk terkait Letter of Intent (LoI) mengenai overflight clearance yang diajukan Amerika Serikat untuk melintas di wilayah udara Indonesia. Usulan tersebut masih dalam tahap pendalaman.
“Masukan dari para purnawirawan akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian, instansi terkait dan DPR,” ujarnya.
Baca juga : Kasus Korupsi Tambang Ilegal, Kejagung Tetapkan 3 TSK Baru
Selain itu, perkembangan pasukan perdamaian Indonesia yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon turut menjadi perhatian. Evaluasi terhadap penugasan ke depan menjadi salah satu fokus pembahasan.
Rico menambahkan, dinamika geopolitik kawasan, termasuk situasi di Lebanon Selatan dan Selat Hormuz, juga menjadi bahan diskusi yang mendapat perhatian para purnawirawan.
Dalam kesempatan itu, Sjafrie juga memaparkan arah kebijakan pertahanan ke depan. Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari para peserta.
Baca juga : Jelang Musyawarah Daerah, Elite Golkar Sulsel Berebut Dukungan
“Sebagian besar memberikan respons positif setelah mendapatkan penjelasan dari Menhan dan Panglima TNI terkait pengembangan kekuatan ke depan,” katanya.
Dia menegaskan, berbagai masukan tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pertahanan nasional. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 25 April 2026 dengan judul "Bahas Program Penguatan Ketahanan Negara Sjafrie Kumpulkan Jenderal-jenderal"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.