RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendukung langkah Kota Padang menjadi pusat kuliner nasional, sekaligus kandidat City of Gastronomy UNESCO 2027. Pemerintah menilai, kekayaan gastronomi Minangkabau bukan hanya identitas budaya, juga kekuatan ekonomi kreatif yang berpotensi menembus pasar global.
Dukungan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi kreatif. Khususnya subsektor kuliner yang selama ini menjadi salah satu identitas utama Sumatera Barat.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan, keinginan Pemerintah Kota Padang menjadikan daerahnya sebagai pusat kuliner nasional akan semakin memperkuat jati diri kota itu sebagai wilayah dengan kekayaan gastronomi yang beragam.
Menurut dia, kuliner Minangkabau tidak hanya dikenal luas di tingkat nasional, tetapi juga telah memiliki reputasi internasional.
Baca juga : PKB Bali Panaskan Mesin, Rekrut Caleg Sejak Dini
Untuk mewujudkan target tersebut, Kemenekraf menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan daerah. Sinergi dinilai menjadi kunci agar pengembangan ekosistem kuliner dapat berjalan berkelanjutan dan memenuhi standar internasional.
“Melalui kolaborasi ini, kita ingin memastikan kekayaan gastronomi Minangkabau tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, juga mampu memenuhi standar global dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Riefky dalam pernyataan resminya, Jumat (8/5/2026).
Politisi Partai Demokrat itu menilai, kesiapan Kota Padang untuk mewakili Indonesia sebagai kandidat City of Gastronomy UNESCO tahun 2027 patut diapresiasi. Pemerintah Pusat berkomitmen mendampingi daerah dalam mengoptimalkan identitas kreatif guna memperkuat reputasi ekonomi kreatif nasional di tingkat global.
“Sinergi ini adalah komitmen kita bersama untuk mengawal seleksi nominasi UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027. Kami akan mendampingi Pemerintah Kota Padang agar persiapan teknis serta dokumen yang disusun sesuai dengan standar internasional UNESCO,” katanya.
Baca juga : PAN Optimistis, Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Padang Fadly Amran. Dia menilai, keterlibatan Kemenekraf menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Kota Padang dalam proses seleksi UCCN 2027.
Fadly memaparkan sejumlah kekuatan warisan budaya yang dimiliki Kota Padang. Selain kekayaan kuliner seperti rendang, sate Padang, gulai, dan sambal lado, terdapat pula tradisi makan bajamba, serta akulturasi budaya urang Padang jalan barampek yang dinilai menjadi modal penting menuju predikat City of Gastronomy.
“Kementerian Ekraf memberikan dukungan yang sangat krusial bagi kami untuk meningkatkan standar ekosistem kuliner berkelanjutan, mengingat Padang memiliki kekayaan kuliner yang lengkap dan telah diakui dunia,” ujar Fadly.
Menurutnya, apabila berhasil masuk jaringan UCCN, Padang akan menyusul sejumlah kota kreatif Indonesia lain yang telah diakui UNESCO, seperti Pekalongan, Surakarta, dan Ponorogo untuk kategori kerajinan dan kesenian, Bandung sebagai kota desain, Ambon sebagai kota musik, Jakarta sebagai kota literasi, serta Malang sebagai kota kreatif seni media. SSL
Baca juga : Pemerintah Siapkan Stimulus Tambahan
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 10 Mei 2026 dengan judul "Pusat Kuliner Nasional Menekraf Kawal Padang Jadi Kota Kreatif Dunia"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.