BREAKING NEWS
 

Cek Rusun Meikarta, Menteri PKP: Presiden Minta Pembangunan Sesuai Aturan

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Selasa, 26 Mei 2026 17:20 WIB
CEO Lippo Group James Riady (kiri) saat memberikan penjelasaan kepada Menteri PKP Maruarar Sirait progres pembangunan rumah susun rusun subsidi di lahan milik Lippo Group, kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026) pagi. (Foto: RM.RM.id)i

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau progres pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di lahan milik Lippo Group, kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026) pagi.

Pembangunan rusun tersebut menjadi bagian dari program pengembangan 10 kota baru di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri dari Partai Gerindra ini mengungkapkan, pembangunan rusun Meikarta mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

 

Presiden Prabowo (kanan) berbincang dengan Menteri PKP Maruarar Sirait terkait rencana pembangunan rusun bersubsidi  di tanah milik Lippo Group kawasan Meikarta, saat bertolak ke Prancis, di Bandara Halim,Senin (25/5/2026). (Foto: Dok. Istana) 

 

"Pada Senin (25/5/2026) malam sebelum berangkat ke Prancis, Pak Presiden Prabowo menanyakan kepada saya bagaimana perkembangan rusun Meikarta.Presiden berpesan agar tata kelola pembangunan harus benar benar dilakukan sesuai aturan. Karena itu, pagi ini sebelum rapat bersama Komisi V DPR, saya langsung meninjau progres pembangunan rusun ini," kata Ara sapaan Maruarar.

Setibanya di lokasi, Ara bersama CEO Lippo Group James Riady dan Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata mengecek pekerjaan konstruksi di lahan yang akan dibangun rusun subsidi.

Menurut Ara, progres pembangunan masih berjalan sesuai rencana dan saat ini telah memasuki tahap test pile atau uji tiang pondasi.

Baca juga : Bertemu Macron, Presiden Prabowo Kembali Melawat Ke Prancis

"Saat ini progres pembangunan masih sesuai rencana dan sudah masuk tahapan tiang pancang Dari total 8.600 tiang, saat ini sudah terpasang sebanyak 1.836 tiang," ujarnya.

Mantan anggota DPR empat periode ini menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan kualitas bangunan dan mematuhi seluruh aturan yang berlaku.

"Kita harus memastikan pembangunan rusun subsidi ini berjalan cepat, tetapi tetap sesuai aturan dan menjaga kualitas pembangunan," ujarnya.

Pembiayaan Lewat Danantara

Ara menjelaskan, dalam proyek ini Kementerian PKP berperan sebagai regulator atau pembuat kebijakan. Sementara pembiayaan dan pembangunan dilakukan melalui Danantara.

"Sementara tanah merupakan hibah dari Lippo seluas 30 hektare untuk tiga lokasi pembangunan," ujarnya.

Menurut Ara, total potensi pembangunan di tiga lokasi tersebut mencapai sekitar 141.000 unit hunian.

"Ini merupakan salah satu proyek hunian vertikal terbesar yang diharapkan dapat membantu masyarakat pekerja memiliki rumah layak di dekat pusat ekonomi dan industri," ujarnya.

Adsense

Ara juga menekankan pentingnya kualitas pembangunan agar masyarakat mendapatkan hunian yang aman, nyaman dan memiliki fasilitas pendukung yang memadai.

Baca juga : Wapres Ingin Warga Pesisir Ikut Sejahtera

"Kita tidak hanya mengejar jumlah unit, tetapi juga kualitas bangunan, fasilitas, akses transportasi, dan lingkungan yang baik bagi masyarakat," katanya.

Ara mengungkapkan, pemerintah juga tengah menyiapkan pembangunan 10 kota baru di berbagai daerah.

Menurutnya, Rusun subsidi Meikarta akan menjadi salah satu proyek percontohan program tersebut.

Proyek ini difokuskan untuk menyediakan hunian terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), kelompok menengah hingga masyarakat berpenghasilan tanggung.

"Dari 10 kota baru ini, Meikarta akan menjadi salah satu pembangunan percontohan sebagai kota baru untuk para pekerja yang berpenghasilan rendah. Mohon doanya semoga program ini berjalan lancar dan bisa dirasakan masyarakat Indonesia," ucapnya.

Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata mengatakan, pembangunan rusun subsidi menjadi salah satu program yang mendapat perhatian khusus dari Presiden.

"Kami mendukung langkah langkah percepatan pembangunan hunian rakyat yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi," katanya.

Sementara itu, CEO Lippo Group James Riady berharap masyarakat dapat segera menempati rusun subsidi tersebut.

Baca juga : Kumpul Di Kantor Airlangga, Para Menteri Matangkan Pembentukan Badan Ekspor

"Ini merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Sekitar 50 persen industri di Indonesia berada di sekitar sini dengan ribuan pabrik," ujar James.

Menurutnya, pembangunan rusun subsidi menjadi solusi bagi para pekerja di kawasan industri agar memiliki tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerja.

"Kita ingin para pekerja pabrik memiliki hunian yang dekat dengan tempat kerjanya sehingga kualitas hidupnya menjadi lebih baik dan mobilitasnya lebih efisien," katanya.

Perizinan Sudah 100 Persen

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan perumahan di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, proses perizinan proyek tersebut telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi.

"Saat ini proses perizinan sudah masuk di Dinas Cipta Karya dan seluruh persyaratan sudah terpenuhi 100 persen. Secepatnya akan kami keluarkan surat perizinannya agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat," ujar Asep.

Sebelumnya, Ara ikut mengantarkan Presiden Prabowo Subianto yang akan melakukan kunjungan kerja ke Prancis di Bandara Halim Perdana kusuma pada Senin (25/5/6) malam.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense