RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan, pelaksanaan Operasi Patuh 2026 akan mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Meski demikian, Korlantas Polri tetap akan melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap berbagai pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas kecelakaan lalu lintas.
Baca juga : Sama Iran Masih Perang, Trump Damaikan Rusia Vs Ukraina
“Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan humanis, preventif, dan edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu kami juga harus tegas. Salah satu contohnya adalah melawan arus, tidak memakai helm, menggunakan handphone saat berkendara, dan pelanggaran lainnya yang membahayakan keselamatan,” ujar Agus Suryonugroho dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, Operasi Patuh tidak semata-mata bertujuan melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas, melainkan membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Baca juga : Kakorlantas Pastikan Kesiapan Jajaran Hadapi Operasi Patuh 2026 dengan Humanis
Karena itu, jajaran polisi lalu lintas akan lebih mengedepankan edukasi serta pendekatan persuasif agar masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan di jalan raya.
Agus menegaskan, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui Operasi Patuh 2026, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat sehingga angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Buka PINDEX 2026, Tampilkan Inovasi Engineering Energi
Dengan pendekatan yang mengedepankan edukasi dan humanisme, Korlantas Polri berharap tercipta budaya berlalu lintas yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan di seluruh wilayah Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.