BREAKING NEWS
 

Kementan Bangga Produk Hortikultura Indonesia Makin Diminati Masyarakat

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 17 Juni 2026 08:37 WIB
Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy (bertopi) saat mengunjungi stand pameran Ditjen Hortikultura Kementan pada ajang NusaHorti, di ICE BSD Tangerang, Minggu (14/6/2026). Foto: Kementan

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertanian (Kementan) bangga melihat besarnya antusiasme masyarakat terhadap produk hortikultura Indonesia dalam ajang NusaHorti di ICE BSD, Tangerang.

Selama pameran berlangsung, stan hortikultura Kementan diserbu ratusan pengunjung setiap hari, sementara total pengunjung acara menembus lebih dari 30 ribu orang.

Beragam komoditas unggulan nasional mulai dari buah, sayuran, tanaman obat hingga produk olahan menjadi magnet yang diburu pengunjung dan membuka peluang besar bagi pelaku UMKM Hortikultura.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementan Hotman Fajar Simanjuntak mengatakan antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama hingga penutupan acara.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga tampak antusias mengenal berbagai buah, sayuran, tanaman obat, dan produk florikultura. Menurut Hotman, kondisi tersebut menjadi sinyal positif bahwa masyarakat mulai memiliki ketertarikan lebih besar terhadap konsumsi buah dan sayuran lokal.

Baca juga : Presiden Palestina Puji Dukungan Indonesia, Prabowo Tegaskan Solusi Dua Negara

"Selama ini orang datang untuk melihat ikan hias atau hewan peliharaan. Ternyata produk hortikultura juga mampu menarik perhatian yang sama besarnya. Ini menjadi modal penting untuk membangun budaya konsumsi buah dan sayuran di masyarakat," ujarnya di hari terakhir gelaran Nusatic, Nusapet, NusaHorti, di Gedung ICE BSD Tangerang, Minggu (14/6/2026).

Ia optimistis, gelaran Nusahorti bakal berlangsung lebih meriah di tahu-tahun berikutnya. Apalagi rencananya, event yang sama bertajuk NusaAgri akan digelar ppada tahun depan yang bakal menghadirkan kegiatan yang lebih besar dan semakin memperkuat promosi produk pertanian nasional.

Di tempat yang sama, Direktur Hilirisasi Hortikultura Ditjen Hortikultura Kementan Freddy Lumban Gaol mengatakan, antusiasme masyarakat jauh melampaui ekspektasi panitia.

Menurutnya, lebih dari 500 orang telah mengunjungi stan hortikultura Kementan, bahkan jumlah sebenarnya diperkirakan lebih besar karena tidak seluruh pengunjung tercatat.

Adsense

"Pengunjungnya luar biasa. Total yang membeli tiket acara lebih dari 30 ribu orang. Kami benar-benar tidak menyangka. Dampaknya sangat besar, terutama bagi pelaku UMKM hortikultura," ujar Freddy.

Baca juga : Revisi UU Kehutanan, Komisi IV Mau Perkuat Peran Masyarakat

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas unggulan Indonesia menjadi primadona selama pameran, di antaranya Salak Bali, Durian, Mangga Gedong Gincu, Pisang Lumajang, Manggis, Jeruk Karo, hingga berbagai produk olahan seperti keripik buah dan lidah buaya.

Menurut Freddy, banyak pengunjung yang berhasrat besar untuk membeli produk-produk tersebut. Namun, sebagian besar produk sengaja ditampilkan sebagai media promosi untuk memperkenalkan kekayaan hortikultura Indonesia kepada masyarakat dan calon pembeli.

Meski demikian, transaksi penjualan tetap terjadi. Beberapa pelaku UMKM berhasil menjual produk segar maupun olahan seperti salak pondoh, keripik salak, kentang, hingga olahan lidah buaya. Selain transaksi langsung, sejumlah buyer juga mulai menjajaki kerja sama bisnis dengan para pelaku usaha.

"Ini sangat menguntungkan bagi UMKM. Konsep satu stan yang diisi banyak pelaku usaha hortikultura terbukti efektif dan efisien untuk memperluas pasar," katanya.

Melihat tingginya animo masyarakat, Freddy mengungkapkan panitia berencana mengembangkan konsep NusaHorti menjadi NusaAgri pada tahun depan dengan melibatkan sektor perkebunan dan tanaman pangan sehingga cakupan pameran semakin luas.

Baca juga : Kementan Gandeng AKDI Dongkrak Ekspor Durian Indonesia Ke China

Sementara Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura Kementan Agung Sunusi menilai keberhasilan NusaHorti tidak lepas dari konsep pameran yang menggabungkan berbagai sektor, mulai dari buah-buahan, sayuran, tanaman obat, ikan hias hingga hewan peliharaan dalam satu lokasi.

Menurutnya, konsep terintegrasi tersebut menjadi daya tarik utama sehingga jumlah pengunjung mampu menembus lebih dari 30 ribu orang. "Kalau integrasi dan sinergi seperti ini terus diperkuat, saya optimistis kegiatan ini akan menjadi lebih besar lagi pada tahun-tahun mendatang," katanya.

Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura Kementan Tommy Nugraha mengaku gembira melihat ramainya masyarakat yang mengunjungi seluruh area pameran hortikultura. Ia menilai tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa produk hortikultura nasional semakin diterima dan dicintai masyarakat.

"Mudah-mudahan ini menjadi pertanda bahwa hortikultura sudah berkenan di hati masyarakat sehingga konsumsi buah dan sayuran lokal terus meningkat," ujar Tommy.

Keberhasilan ajang Nusa Horti tahun ini menjadi bukti bahwa promosi yang dikolaborasikan dengan pelaku usaha mampu memperkenalkan kekayaan hortikultura Indonesia secara lebih luas sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk-produk unggulan nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense