Dark/Light Mode

Sambut Pimpinan Baru BGN

Zulhas Yakin MBG Makin Tepat Sasaran

Kamis, 4 Juni 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Kemenko Pangan
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Foto: Kemenko Pangan

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyambut positif penunjukan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Menurutnya, pergantian kepemimpinan menjadi momentum untuk membenahi, sekaligus mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar semakin tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat.

Zulkifli Hasan (Zulhas) yang juga menjabat Ketua Tim Koordinasi Penyelenggaraan MBG menilai, jajaran pimpinan baru BGN memiliki kapasitas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk memperkuat program prioritas pemerintah tersebut.

“Saya kenal baik ketiganya, Kepala Badan dan Wakil Kepala Badan yang baru. Mereka adalah orang yang tepat. Saya sering rapat dengan mereka. Mereka memiliki pengalaman mengelola program Pemerintah, mampu bekerja lintas kementerian dan lembaga, serta memahami tantangan implementasi di lapangan,” ujar Zulhas di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dia mengatakan, Program MBG membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengoordinasikan banyak pihak. Sebab, program tersebut melibatkan berbagai kementerian dan lembaga dalam pelaksanaannya.

Saat ini, Kementerian Koordinator Bidang Pangan memimpin sinkronisasi, evaluasi, dan pengendalian lintas sektor Program MBG yang melibatkan 17 kementerian dan lembaga.

Tata kelola program dijalankan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025.

Data hingga 2 Juni 2026 menunjukkan Program MBG telah beroperasi melalui 29.670 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Program ini juga telah menjangkau 63.133.649 penerima manfaat di berbagai daerah.

Baca juga : Layanan Publik Harus Peka Terhadap Kebutuhan Warga

Zulhas menilai, perubahan kepemimpinan di BGN sekaligus menunjukkan Presiden Prabowo Subianto mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat terkait pelaksanaan MBG.

“Ini bukti Presiden mendengar berbagai kritikan, protes dan masukan publik. Presiden adalah sosok yang mendengar dengan kehati-hatian,” katanya.

Dalam susunan pimpinan baru tersebut, Nanik S. Deyang dinilai memiliki pengalaman yang kuat karena terlibat dalam pengawalan Program MBG sejak tahap perencanaan dan pengembangan.

Sedangkan Agustina Arumsari membawa pengalaman di bidang pengawasan dan manajemen risiko dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pengalaman tersebut diharapkan memperkuat tata kelola serta akuntabilitas program.

Adapun Mayjen TNI Trenggono dinilai memiliki pengalaman kepemimpinan dari berbagai jabatan strategis di TNI Angkatan Darat. Dia juga memiliki pengalaman di sektor pangan sebagai Wakil Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara.

Dengan formasi baru tersebut, Pemerintah berharap Program MBG dapat berjalan lebih efektif, transparan dan mampu menjawab kebutuhan gizi masyarakat secara optimal.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto melakukan penyegaran di jajaran pimpinan BGN setelah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG selama sekitar 1,5 tahun terakhir.

Baca juga : Untuk Pemilu 2029, Golkar Dorong Kajian E-Voting

Dalam susunan baru tersebut, Dadan Hindayana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BGN digantikan oleh Nanik S. Deyang. Sedangkan posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya diisi Lodewijk Paulus dan Sony Sanjaya kini dipercayakan kepada Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, pergantian kepemimpinan dilakukan untuk memperkuat kinerja organisasi, sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas yang dijalankan BGN.

“Kepada tiga pimpinan BGN yang baru kami berharap segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program BGN dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya,” kata Prasetyo di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Dalam mengumumkan keputusan Presiden ini, Mensesneg didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari.

Menurut Prasetyo, Pemerintah menaruh harapan besar kepada jajaran pimpinan baru agar mampu meningkatkan tata kelola organisasi dan menghadirkan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia.

Di tengah proses transisi kepemimpinan tersebut, Pemerintah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Seluruh unit kerja di lingkungan BGN diminta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana mestinya.

Baca juga : Golkar Papua Bertekad Perkuat Struktur Hingga Tingkat Desa

“Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program BGN tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali,” ujar Prasetyo.

Dia menegaskan komitmen Pemerintah terhadap Program Makan Bergizi Gratis tidak berubah meski terjadi pergantian pimpinan di tubuh BGN.

Prasetyo berharap, langkah penyegaran organisasi ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelaksanaan program MBG.

Selain sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi generasi muda, program tersebut juga diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia serta penggerak ekonomi nasional. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Kamis, 4 Juni 2026 dengan judul "Sambut Pimpinan Baru BGN Zulhas Yakin MBG Makin Tepat Sasaran"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.