BREAKING NEWS
 

Kejar Program Transmigrasi Dan Daerah 3T

Kementrans Minta Dana Tambahan Rp 1,9 Triliun

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Sabtu, 20 Juni 2026 06:55 WIB
Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi pada Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat antara Komisi V dan mitra kerjanya dalam Penetapan Hasil Pembahasan RKA K/L dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) TA 2027, di Ruang Komisi V, Gedung Nusantara, Komplek MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, 17/6/2026. Foto: Humas Kementerian Transmigrasi/ Ibnu Anggoro

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengusulkan tambahan anggaran hingga Rp 1,9 triliun untuk Tahun Anggaran (TA) 2027. Tambahan dana tersebut diperlukan agar berbagai program prioritas nasional, mulai dari pengembangan kawasan transmigrasi hingga percepatan pembangunan daerah tertinggal, dapat berjalan optimal.

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menjelaskan, usulan tersebut diajukan karena pagu indikatif atau alokasi sementara anggaran yang ditetapkan saat ini sebesar Rp 400,2 miliar belum mencukupi kebutuhan program.

Menurut dia, angka tersebut merupakan penyesuaian dari usulan anggaran sebelumnya yang mencapai Rp 970 miliar. Perubahan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan riil pelaksanaan program pada TA 2027.

“Pagu indikatif anggaran Kementrans saat ini sebesar Rp 400,2 miliar,” ujar Viva dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2026).

Dijelaskan, tambahan anggaran diperlukan agar program Kementrans yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 dapat berjalan optimal.

Baca juga : Soal Jadi Penyeimbang Golkar, Hormati Sikap PDIP

Program tersebut, antara lain mendukung kedaulatan pangan melalui pengembangan kawasan transmigrasi, pembangunan infrastruktur dan perumahan dalam program 3 juta rumah, serta penguatan ekonomi kerakyatan dan desa melalui percepatan pembangunan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menurut Viva, sebaran kawasan transmigrasi prioritas dalam RKP 2027 mencakup 45 kawasan transmigrasi prioritas nasional, satu kawasan transmigrasi prioritas RKP, serta empat kawasan transmigrasi prioritas yang mendukung percepatan pembangunan daerah 3T.

Sementara, sebaran kawasan transmigrasi prioritas dalam RKP 2027 adalah 45 kawasan transmigrasi prioritas nasional, satu kawasan transmigrasi prioritas RKP dan empat kawasan transmigrasi prioritas yang mendukung percepatan pembangunan daerah 3T.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengapresiasi hasil rapat bersama Komisi V DPR yang berkomitmen memperjuangkan peningkatan anggaran sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Adsense

Tambahan anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung program prioritas nasional serta kebutuhan masyarakat.

Baca juga : Banyak Tokoh Ingin Gabung Ke Gerindra Bali

“Ini sinergi yang positif antara Komisi V DPR dan mitra dalam mensukseskan pembangunan,” katanya.

Viva juga mengapresiasi kesepakatan Komisi V DPR untuk melakukan sinkronisasi anggaran dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Langkah tersebut dilakukan agar alokasi anggaran tetap selaras dengan fungsi kementerian, prioritas program, serta berbagai masukan yang berkembang dalam pembahasan.

Menurut dia, proses sinkronisasi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap program memperoleh dukungan pendanaan yang memadai.

“Komisi V DPR dan mitra juga akan melakukan sinkronisasi anggaran dalam RAPBN Tahun 2027,” ucapnya.

Baca juga : Menko Airlangga Matangkan Kerja Sama Dengan Kuwait

Anggota Komisi V DPR Abdul Hadi mengakui rendahnya pagu anggaran yang diterima sejumlah kementerian, termasuk Kementrans.

Menurut dia, besaran anggaran yang diusulkan jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga berpotensi menghambat pelaksanaan program pembangunan yang menyasar masyarakat desa dan daerah tertinggal.

Abdul Hadi khawatir keterbatasan anggaran akan memaksa kementerian bekerja lebih keras dalam mengelola keuangan. Kondisi tersebut juga berpotensi membuat porsi belanja pegawai terlihat lebih dominan dibandingkan belanja pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kita mencoba membicarakan agar bisa merombak belanja pembangunan untuk kementerian, khususnya yang terkait dengan masyarakat di wilayah terpencil, daerah yang jauh dan desa,” tandasnya. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 20 Juni 2026 dengan judul "Kejar Program Transmigrasi Dan Daerah 3T Kementrans Minta Dana Tambahan Rp 1,9 Triliun"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense