Dark/Light Mode

Banyak Tokoh Ingin Gabung Ke Gerindra Bali

Sabtu, 20 Juni 2026 06:45 WIB
Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya. (Foto: Dok. Gerindra Bali)
Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya. (Foto: Dok. Gerindra Bali)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra di Bali seperti kembang. Banyak tokoh yang tertarik untuk bergabung dengan partai berlogo kepala burung garuda tersebut.

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Bali akan melakukan penyegaran struktur kepengurusan. Jajaran pengurus baru akan melibatkan figur dari berbagai latar be­lakang profesi, serta mengakomodir tokoh-tokoh yang telah menyatakan siap bergabung dan berjuang bersama Gerindra. 

Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah tokoh di Provinsi Bali. Sejumlah tokoh itu telah menyampaikan keinginan dan kesiapan untuk berjuang bersama Gerindra. 

“Termasuk sejumlah figur yang saat ini masih aktif di posisi tertentu,” ujar De Gadjah, di Denpasar, Bali, dikutip Jumat (19/6/2026). 

Baca juga : Menko Airlangga Matangkan Kerja Sama Dengan Kuwait

Dia belum bersedia mengungkap identitas tokoh yang dimaksud. Saat ini, komunikasi masih berjalan dan keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing pihak. 

De Gadjah menegaskan, Gerindra merupakan partai terbuka yang memiliki komitmen bekerja untuk masyarakat. “Prinsipnya, kami membuka ruang bagi siapa pun yang memiliki semangat kerja dan mau berjuang untuk kepentingan rakyat,” cetusnya. 

Dia menambahkan, Gerindra tak hanya mencari figur yang memiliki popularitas, tapi juga siap bekerja dan hadir di tengah masyarakat. Sebab itu, proses penguatan organisasi yang dilakukan pihaknya, dijalankan secara berjenjang mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga ranting dan anak ranting. 

Soal susunan kepengurusan baru, sambung dia, hal tersebut diproyeksikan untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan. De Gadjah mengungkapkan, salah satu nama yang diproyeksikan masuk jajaran pengurus adalah Ketut Putra Sedana, atau dikenal sebagai Dokter Caput. 

Baca juga : Redam Kenaikan Harga, Bulog Usul Dagang Beraskita Premium

“Beliau kami siapkan sebagai wakil ketua bidang kesehatan atau kedokteran. Dokter Caput juga akan memimpin Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Buleleng,” imbuhnya. 

Selain Dokter Caput, tambah De Gadjah, sejumlah tokoh lain dipersiapkan untuk mengisi berbagai bidang, sesuai kompetensi masing-masing. Dia memastikan, Gerindra Bali juga memberi perhatian pada regenerasi kepemimpinan, membuka ruang bagi kalangan milenial dan Gen Z untuk dalam struktur partai. 

“Penguatan organisasi tak hanya dilakukan di tingkat pengurus inti, tapi juga melalui organisasi sayap dan jaringan kader hingga tingkat bawah. Kami ingin organisasi bergerak aktif dan benar-benar bekerja di tengah masyarakat,” tandasnya. 

Secara terpisah, Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Buleleng Kadek Widana alias Cawi menyambut kehadiran Dokter Caput. Menurut dia, Dokter Caput merupakan sosok yang sudah dikenal luas masyarakat Buleleng. 

Baca juga : RI Suarakan Ketahanan Pangan Dan Energi Dunia

“Sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Buleleng, siapapun putra-putri Buleleng yang ingin masuk ke Gerindra tentu kami welcome. Gerindra adalah partai terbuka,” ujarnya. 

Cawi memastikan, kehadiran Dokter Caput atau sejumlah tokoh lain, tak akan mengganggu soliditas atau membuat persoalan di internal partai. Menurutnya, Gerindra merupakan partai yang loyal terhadap keputusan pimpinan. 

“Bukan hanya Dokter Caput saja, semua putra-putri Buleleng yang ingin masuk Gerindra, kami welcome. Kami ingin bersama-sama membesarkan, dan membantu masyarakat lewat Gerindra. Syaratnya sangat mudah, punya loyalitas tinggi terhadap partai,” tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.