BREAKING NEWS
 

Siaga El Nino

Kemendagri Minta Daerah Bersinergi Cegah Karhutla

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : WIDIA SAPUTRA
Minggu, 21 Juni 2026 06:55 WIB
Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang bertajuk Bersinergi untuk Negeri Menghadapi El Nino 2026 dan 2027 di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, pada hari Kamis, 18 Juni 2026. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Pusat meminta seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) memperkuat sinergi dan menghapus ego sektoral dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi meningkat seiring ancaman El Nino.

Kolaborasi lintas wilayah menjadi kunci agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menjelaskan, sinergi antardaerah menjadi faktor penting agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Menurut dia, pendekatan yang masih mengedepankan ego sektoral hanya akan memperlambat penanganan dan membuat persoalan tidak terselesaikan secara menyeluruh.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, kemudian memiliki pemikiran bahwa ini bukan wilayah saya,” ujar Wiyagus dalam keterangan resminya, Jumat (19/6/2026).

Baca juga : Kader Gerindra Keliling Cek Layanan Di SPPG

Mantan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri itu mendorong setiap daerah membangun kerja sama sesuai dengan kapasitas masing-masing wilayah.

Pemerintah Pusat juga telah menyiapkan landasan regulasi bagi skema kerja sama antardaerah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020.

“Regulasi tersebut memberi ruang bagi daerah untuk berkolaborasi menghadapi kondisi darurat, termasuk karhutla,” ucapnya.

Adsense

Ditegaskan, langkah antisipasi dan penanganan karhutla harus dilakukan sedini mungkin, meskipun belum tercantum dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah. Pasalnya, efektivitas pengendalian karhutla juga akan berpengaruh terhadap keberhasilan pelaksanaan berbagai program strategis nasional.

Wiyagus mengapresiasi daerah yang telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Upaya tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan.

Baca juga : Sambangi Wagub Jateng, Wagub Kalimantan Timur Belajar Kelola Tambang

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, Kemendagri mendorong integrasi perencanaan dan penganggaran daerah agar lebih responsif terhadap ancaman karhutla. Selain itu, peningkatan kapasitas aparatur, mulai dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, hingga aparatur desa dan kelurahan, juga menjadi fokus utama.

Mantan Kapolda Jawa Barat itu turut mengingatkan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan kepada masyarakat. Langkah tersebut diperlukan untuk membangun kesadaran kolektif dalam mencegah munculnya titik api serta mempercepat respons ketika terjadi kebakaran.

Selain memperkuat kelembagaan, Pemda juga didorong memberdayakan masyarakat dan mengembangkan desa mandiri bebas kebakaran. Optimalisasi sarana dan prasarana serta dukungan pendanaan dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau mendatang.

Sementara, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan terkait kondisi musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering dan lebih panjang dibandingkan biasanya.

Dalam unggahan di akun Instagram resminya, Kamis (18/6/2026), BMKG mengingatkan seluruh pihak agar menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Terutama terkait ketersediaan air, potensi kekeringan, dan karhutla.

Baca juga : Fundamental Ekonomi Nasional Makin Kokoh

“BMKG memperkirakan puncak musim kemarau terjadi pada Juli-September 2026 di sebagian besar wilayah Indonesia. Di saat yang sama, peluang El Nino mencapai kategori moderat hingga kuat, yang dapat memengaruhi kondisi cuaca dan iklim selama musim kemarau,” tulis akun @infobmkg. SSL

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 21 Juni 2026 dengan judul "Siaga El Nino Kemendagri Minta Daerah Bersinergi Cegah Karhutla"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense