BREAKING NEWS
 

Prabowo Resmikan Jalan Daerah, Lebarnya Kini Capai 8 Meter

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Selasa, 23 Juni 2026 21:35 WIB
RESMIKAN JALAN DAERAH. Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meresmikan ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning di Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Dok. PU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan sejumlah ruas jalan yang dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025. Peresmian dipusatkan di ruas Jalan Kedungdung–Bringkoning, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Program IJD dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Melalui program ini, pemerintah pusat mempercepat penanganan jalan daerah yang diusulkan pemerintah daerah, terutama ruas-ruas strategis yang terkendala keterbatasan anggaran.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa jalan daerah memiliki peran vital sebagai urat nadi perekonomian rakyat. Infrastruktur jalan yang baik dinilai mampu menekan biaya logistik sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai produk masyarakat.

"Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita. Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita," kata Prabowo saat peresmian.

Baca juga : Prabowo Ucapkan Ulang Tahun Ke-65 Ke Jokowi

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pembangunan jalan melalui program IJD menjadi bukti komitmen pemerintah untuk menghadirkan pembangunan yang lebih merata hingga ke pelosok daerah.

Menurut Dody, pembangunan infrastruktur tidak lagi terpusat di wilayah tertentu, tetapi telah menjangkau seluruh Indonesia secara lebih inklusif dan berkeadilan.

Adsense

"Infrastruktur jalan yang diresmikan hari ini merupakan alat pengungkit pertumbuhan ekonomi, penguat konektivitas nasional, dan wujud nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat hingga ke daerah, sesuai arahan dari Bapak Presiden bahwa ekonomi tumbuh dari desa," ujarnya.

Dody mengungkapkan, salah satu perubahan penting dalam pembangunan jalan daerah era Presiden Prabowo adalah pelebaran ruas jalan. Jika sebelumnya banyak jalan daerah hanya memiliki lebar sekitar tiga meter, kini diperlebar menjadi sekitar delapan meter agar dapat dilalui dua kendaraan roda empat secara berpapasan dengan aman.

Baca juga : Menpora Ajak Kepala Daerah Gelar Norbar Piala Dunia Gratis

"Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, penanganan jalan daerah harus mempertimbangkan agar dapat dilewati dua kendaraan roda empat secara berpapasan. Karena itu, pelebaran jalan dilakukan dari semula sekitar 3 meter menjadi sekitar 8 meter," jelasnya.

Secara nasional, pelaksanaan IJD Tahun Anggaran 2025 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi dengan total investasi mencapai Rp5,41 triliun.

Di Pulau Jawa, program tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang 50,99 kilometer di Jawa Barat, 132,62 kilometer di Jawa Tengah, 13,07 kilometer di DI Yogyakarta, 53,78 kilometer di Jawa Timur, dan 19,20 kilometer di Banten.

Sementara di Sumatera, jalan yang ditangani mencapai lebih dari 200 kilometer yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau. Program serupa juga dilaksanakan di Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga wilayah Papua.

Baca juga : Kerja Sama RI-Jerman Buka Jalan Perawat Indonesia Berkarier di Eropa

Kementerian PU berharap keberadaan jalan-jalan hasil program IJD dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses menuju layanan publik, memperkuat distribusi hasil produksi daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Program IJD merupakan bagian dari implementasi visi PU 608 yang menempatkan infrastruktur sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional menuju target pertumbuhan 8 persen. Melalui peningkatan konektivitas jalan daerah, pemerintah berupaya menekan biaya logistik, memperkuat sentra produksi, membuka peluang investasi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense