Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kerja Sama RI-Jerman Buka Jalan Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Rabu, 17 Juni 2026 14:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia dan Jerman menyepakati kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) tentang Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan, kesepakatan Lol menjadi langkah strategis untuk memperluas peluang kerja bagi tenaga kesehatan Indonesia di pasar Jerman.
“Kesepakatan ini menjadi tonggak penting bagi penempatan pekerja migran Indonesia sektor formal di Eropa,” kata Mukhtarudin, dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Jelaskan Perbedaan Harga Pertamax dan Pertalite
Mukhtarudin ikut mendampingi Presiden Prabowo bertemu Presiden Steinmeier. Ia menerangkan, skema Global Skills Partnership dirancang untuk menciptakan sistem penempatan tenaga kerja yang berkualitas. Melalui program tersebut, tenaga kesehatan Indonesia akan memperoleh pelatihan berstandar internasional sebelum diberangkatkan ke Jerman.
“Ini adalah langkah konkret Pemerintah untuk memastikan talenta keperawatan Indonesia mendapatkan peluang kerja yang luas sekaligus jaminan perlindungan melalui jalur yang aman, legal, transparan, dan berkualitas,” ujarnya.
Selain sektor keperawatan, Indonesia dan Jerman juga sepakat menjajaki kerja sama pengembangan kompetensi di sektor teknologi tingkat tinggi, digitalisasi, dan industri hijau. Program peningkatan keterampilan (upskilling dan reskilling) akan disiapkan untuk menyesuaikan kemampuan tenaga kerja Indonesia dengan kebutuhan industri global.
Baca juga : Prabowo: RI-Jerman Komit Jaga Perdamaian Dunia
Mukhtarudin menambahkan, kerja sama Indonesia-Jerman menjadi investasi jangka panjang bagi Indonesia melalui transfer pengetahuan dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Ia berharap, para pekerja Indonesia yang memperoleh pengalaman dan keahlian di Jerman dapat membawa pulang pengetahuan baru yang bermanfaat bagi pengembangan industri nasional.
Pemerintah berkomitmen memperkuat pelatihan bahasa dan kompetensi teknis bagi calon pekerja migran agar mampu bersaing di pasar kerja global.
“Peluang kerja dunia kini terbuka sangat lebar, salah satunya ke Jerman. Kami mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kompetensi dan selalu menggunakan jalur resmi serta prosedural demi keamanan dan kesejahteraan selama bekerja di luar negeri,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya