RM.id Rakyat Merdeka - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) meluncurkan program Jaga Desa Podcast sebagai wadah berbagi informasi, edukasi, dan inspirasi terkait pembangunan desa di Indonesia.
Episode perdana menghadirkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, dengan Yudi Purnomo Harahap sebagai pembawa acara.
Dalam pengantarnya, Yudi menjelaskan bahwa podcast tersebut bertujuan menyajikan informasi aktual sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai peran strategis desa dalam pembangunan nasional.
“Pada episode perdana kali ini, kami berharap podcast ini dapat memberikan wawasan dan kecerdasan kepada masyarakat Indonesia mengenai peran desa untuk Indonesia,” kata Yudi dalam tayangan podcast, Sabtu (27/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Sherly menegaskan bahwa desa merupakan tingkat pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, desa menjadi tempat pertama masyarakat merasakan kehadiran negara melalui berbagai program pembangunan.
Baca juga : PTPN I Luncurkan OneMagz, Jadi Ruang Konfirmasi Perusahaan
“Desa adalah satuan pemerintahan terkecil sekaligus yang paling penting. Karena ketika desa berhasil, maka kabupaten, kota, provinsi, hingga negara juga akan berhasil,” ujar Sherly.
Ia menjelaskan bahwa berbagai program pemerintah, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, pada akhirnya bermuara di desa.
Karena itu, dukungan pemerintah daerah terhadap pembangunan desa menjadi sangat penting, termasuk dalam pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran.
Sebagai contoh, Sherly menyebut pembangunan jalan tani sebagai salah satu kebutuhan utama di desa-desa yang mengembangkan sektor pertanian dan hilirisasi komoditas.
“Jika desa mengembangkan hilirisasi kelapa, misalnya, yang paling dibutuhkan adalah jalan tani. Kepala desa yang baik biasanya mengalokasikan dana desa untuk membangun jalan tani sehingga hasil panen lebih mudah dipasarkan, biaya distribusi lebih murah, dan pendapatan petani meningkat,” jelasnya.
Sherly juga menekankan pentingnya pengawasan penggunaan dana desa melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Baca juga : Lantik Biru Muda Project, AHY Ajak Anak Muda Jadi Subjek Perubahan
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan pemerintah daerah dapat dirangkum dalam konsep 4D, yakni dengar, data, dampingi, dan disiplin.
“Kita harus mendengar kebutuhan masyarakat, menggunakan data yang akurat, memberikan pendampingan agar solusi dapat dieksekusi dengan baik, dan memastikan kedisiplinan dalam pelaksanaannya,” katanya.
Dalam podcast tersebut, Sherly turut mengapresiasi implementasi Program Jaksa Jaga Desa yang digagas Kejaksaan.
Menurutnya, program berbasis aplikasi tersebut telah berjalan secara penuh di wilayahnya dan berfungsi sebagai instrumen pencegahan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa.
“Tujuannya adalah mitigasi dan pencegahan, memastikan pengelolaan dana desa dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tertib administrasi. Program ini juga menjadi saluran komunikasi bagi kepala desa apabila menghadapi persoalan tertentu,” tegas Sherly.
Selain itu, Sherly menilai, keberadaan ABPEDNAS memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas anggota BPD.
Baca juga : ABPEDNAS Dan Kejagung Gelar Jaga Desa Awards 2026, Perkuat Transparansi Desa
Tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, organisasi tersebut juga dapat berkontribusi dalam peningkatan kompetensi aparatur desa serta pengembangan program yang mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Harapannya, anggota yang tergabung dalam ABPEDNAS dapat terus meningkatkan kapasitas BPD melalui berbagai pelatihan dan program pemberdayaan,” tutup Sherly.
Peluncuran Jaga Desa Podcast diharapkan menjadi sarana pertukaran gagasan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya tata kelola desa yang baik dalam mendukung pembangunan nasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.