Dark/Light Mode

Senangnya Warga Aceh Dapat Gas Elpiji Murah di Operasi Pasar Pertamina

Rabu, 17 Desember 2025 13:54 WIB
Warga Aceh Besar tersenyum gembira setelah mendapatkan gas elpiji murah dalam operasi pasar yang dilakukan Pertamina. (Foto: Istimewa)
Warga Aceh Besar tersenyum gembira setelah mendapatkan gas elpiji murah dalam operasi pasar yang dilakukan Pertamina. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina menggelar operasi pasar gas elpiji 3 kilogram di Kantor Camat Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, pascabencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga.

Ani, warga Blang Bintang, bersyukur bisa mendapatkan gas elpiji dengan harga normal melalui operasi pasar tersebut. Sehari sebelumnya, ia sempat mengantre di pangkalan, namun tidak kebagian karena stok terbatas.

“Alhamdulillah, kami sudah dipermudah sama Pak Camat. Dikasih nomor antrean, alhamdulillah kami dapat. Lebih teratur di sini. Kemarin itu hampir tiga jam antre, tapi nggak dapat,” cerita Ani, di lokasi, bersama ibu-ibu lain yang mengantre gas elpiji dengan harga Rp18 ribu per tabung.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Pemda Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Aceh

Ani berharap, pasokan elpiji ke depannya bisa lebih lancar, terutama menjelang Hari Natal dan Tahun Baru. “Kalau bisa jangan sendat-sendat, karena kasihan juga rakyat di bawah,” harapnya.

Ani tak henti-hentinya mengucap syukur karena bisa memperoleh gas elpiji 3 kilogram dengan harga normal seperti di pangkalan resmi. Selama ini, ia dan warga lainnya terpaksa membeli di pengecer dengan harga Rp 22 ribu hingga Rp 35 ribu per tabung.

“Biasanya kami dapat Rp 35 ribu. Tapi di sini normal, alhamdulillah Rp 18 ribu. Kami minta ada lagi (operasi pasar), supaya semua kebagian dan adil. Senang sama-sama senang,” ungkapnya.

Operasi pasar gas elpiji yang dilakukan Pertamina di Aceh Besar. (Foto: Istimewa)

Baca juga : Pemulihan Listrik Aceh Berlanjut, Komisi XII DPR Apresiasi Perjuangan Petugas

Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, mengatakan bahwa operasi pasar ini digelar untuk mencukupi pasokan energi bagi masyarakat pascabencana di Aceh. Pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina setelah menerima laporan adanya kenaikan harga elpiji yang cukup tinggi.

“Operasi hari ini kita lakukan bersama kawan-kawan Pertamina untuk mereduksi persoalan-persoalan tersebut. Kita pastikan harga di sini tetap sesuai dengan ketentuan,” kata Afdhal.

Selain itu, operasi pasar ini juga bertujuan membantu masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pascagempa agar tetap dapat memenuhi kebutuhan gas rumah tangga dengan harga terjangkau.

Baca juga : Eks Kombatan GAM Minta Warga Aceh Rawat Kondisi Harmoni

“Biar lebih terjangkau dan ini bisa menekan inflasi-inflasi yang ada di Kota Banda Aceh,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.