RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memprioritaskan pembelian bahan pangan dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/Kopdes), BUMDes dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal.
Langkah ini ditempuh untuk mensukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus memperkuat ekosistem pangan dan menggerakkan perekonomian desa.
Hal tersebut disampaikan Zulhas-sapaan Zulkifli Hasan dalam penandatanganan nota Kesepahaman DPP Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), serta kolaborasi BUMDes, KDMP, dan SPPG yang digelar di Lapangan Kenanga, Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (27/6/2026).
Baca juga : Kelola Sampah Modern, Perkuat Diplomasi Hijau
Dalam kesempatan itu, Zulhas mengatakan, kolaborasi Pemerintah Desa, KDMP, BUMDes, dan pelaku ekonomi lokal menjadi langkah penting untuk mendukung pelaksanaan Program MBG, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Sinergi menjadi langkah strategis dalam mensukseskan Program MBG, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” kata Zulhas dalam keterangannya dikutip Minggu (28/6/2026).
Adapun Program MBG membuka peluang bagi petani untuk memasok kebutuhan pangan SPPG melalui KDMP dan BUMDes.
Baca juga : Ciptakan 1,3 Juta Lapangan Kerja, Gerindra Tolak MBG Dihentikan
Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mendorong setiap SPPG bekerja sama dengan sedikitnya 15 pemasok lokal yang berasal dari KDMP, BUMDes, dan UMKM agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, sekaligus membantu menurunkan risiko stunting, anemia dan kekurangan gizi.
Berdasarkan kajian Dewan Ekonomi Nasional, sekitar 65 persen SPPG telah bermitra dengan pemasok lokal di kabupaten yang sama.
Baca juga : Akan Gelar Tes Urine Massal, PAN Sulteng Ingin Pastikan Pengurus Bebas Narkoba
Saat ini, Program MBG yang melayani sekitar 63,2 juta penerima manfaat telah bermitra dengan 148.528 pemasok lokal. Terdiri atas 13.684 koperasi, 1.475 BUMDes, 63.189 UMKM, 720 KDMP dan 69.294 pemasok lainnya.
Selain mendukung MBG, KDMP juga berperan sebagai agen penyalur komoditas strategis, seperti LPG, pupuk bersubsidi dan beras SPHP.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.