Dark/Light Mode

Akan Gelar Tes Urine Massal, PAN Sulteng Ingin Pastikan Pengurus Bebas Narkoba

Senin, 29 Juni 2026 06:45 WIB
Sekretaris DPW PAN Sulteng, Muhammad Ramadhan Maulana. (Foto: Instagram/muhramadhanmaulana.official)
Sekretaris DPW PAN Sulteng, Muhammad Ramadhan Maulana. (Foto: Instagram/muhramadhanmaulana.official)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) akan melakukan tes urine massal kepada jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Fraksi PAN. Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan pelantikan DPD PAN se-Provinsi Sulteng, di Gelora Bumi Kaktus (GBK), Kota Palu, Sabtu (4/7/2026).

Sekretaris DPW PAN Sulteng, Muhammad Ramadhan Maulana mengatakan, pelantikan DPD PAN se-Provinsi Sulteng bukan sekadar momentum penguatan konsolidasi organisasi. Pihaknya akan merangkai kegiatan itu dengan tes urine bagi seluruh Ketua DPD dan anggota Fraksi PAN se-Provinsi Sulteng, untuk menegaskan komitmen partai terhadap upaya pemberantasan narkoba. 

“Langkah ini bentuk komitmen nyata PAN dalam mendukung pemberantasan penyalahgunaan narkoba. PAN ingin memberi contoh bahwa perang terhadap narkoba harus dimulai dari internal,” ujar Ramadhan dalam keterangannya, dikutip Minggu (28/6/2026). 

Selain itu, tambah dia, upaya tersebut bertujuan untuk memastikan para kader yang menah kodai organisasi dan mengemban amanah sebagai wakil rakyat benar-benar bebas dari narkoba. Menurut dia, langkah ini merupakan bentuk keteladanan moral kepada masyarakat. 

Baca juga : InJourney Tancap Gas Satukan Hotel BUMN

“Ketua DPD dan seluruh anggota DPRD PAN harus siap menunjukkan komitmen dengan mengikuti tes urine secara sukarela. Kami ingin memastikan, kader yang memimpin organisasi dan memperjuangkan aspirasi rakyat adalah kader yang bersih dari narkoba,” cetusnya. 

Menurut Ramadhan, komitmen tersebut sejalan dengan sem angat Ketua DPW PAN Sulteng, Syarifuddin Sudding, yang selama ini dikenal konsisten menyuarakan pemberantasan nar koba melalui berbagai kebijakan dan dukungannya terhadap penegakan hukum. 

Melalui pelaksanaan tes urine, sambung dia, PAN Sulteng bisa membangun kepercayaan publik. Pihaknya berharap, publik semakin memahami bahwa partai politik bukan hanya berbicara tentang politik dan kekuasaan, tapi juga tentang integritas, keteladanan, dan tanggung jawab moral dalam menjaga masa depan bangsa. 

“Kami berharap, pelantikan DPW dan DPD PAN se-Sulawesi Tengah menjadi momentum lahirnya kepengurusan yang solid, profesional, dan berintegritas tinggi,” imbuhnya. 

Baca juga : Nih, 5 Jurus Purbaya Gaet Investor Korsel

Lebih lanjut, Ramadhan menjelaskan, pelantikan DPD PAN se-Provinsi Sulteng mengusung tema, “PAN Bersih, PAN Melayani, dan PAN Melawan Narkoba”. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen PAN dalam perang melawan narkoba. 

“Seluruh kader diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membangun Sulteng, sekaligus mendukung upaya penyelamatan generasi bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkotika,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng, Kombes Pribadi Sembiring menyatakan, jajarannya meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran narkoba, untuk menekan penyalahgunaan dan melindungi generasi muda. 

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Sebab, masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggal masing-masing. Informasi dari masyarakat sering kali menjadi pintu awal pengungkapan kasus narkotika,” ujarnya. 

Baca juga : Agar Pengunjung Nyaman, Rano Karno Turun Tangan Atasi Bau Taman Bendera

Pribadi menambahkan, peredaran dan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan pembangunan daerah di Provinsi Sulteng. Berbagai jenis narkotika masih ditemukan beredar di sejumlah wilayah, dengan sabu-sabu menjadi jenis yang paling dominan. 

Dalam upaya pemberantasan narkoba, lanjut dia, aparat kepolisian menghadapi berbagai tantangan, mulai dari jaringan yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi hingga munculnya berbagai modus operandi baru untuk menghindari pengawasan aparat. 

“Selain tindakan represif, kami juga mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi, penyuluhan, kampanye anti narkoba, serta program edukasi di sekolah dan kampus . Kami berharap, seluruh elemen masyarakat bersatu dan memperkuat komitmen dalam memerangi narkoba, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat ketahanan generasi muda dari pengaruh narkoba,” tandasnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.