BREAKING NEWS
 

Wamen Fajar: Pembangunan SLB Wujud Keberpihakan Pada Pendidikan Bermutu

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 9 Juli 2026 19:40 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq meletakkan batu pertama pembangunan SLB Muhammadiyah Weleri di Kendal, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). Dok. Kemendikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan wujud keberpihakan negara dalam menghadirkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia, termasuk peserta didik penyandang disabilitas.

Hal itu disampaikan Fajar saat melakukan rangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meletakkan batu pertama pembangunan SLB Muhammadiyah Weleri Kendal, meninjau penyelenggaraan pendidikan di SLB Surya Bangsa Kendal, serta menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru SLB di Semarang.

Menurut Fajar, pembangunan SLB bukan sekadar menambah ruang belajar, tetapi menjadi simbol komitmen negara dalam memperluas akses pendidikan yang layak bagi anak berkebutuhan khusus.

"Ketika kita membangun SLB, sesungguhnya kita sedang membangun keadilan. Pendidikan bermutu tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang berada di pusat-pusat kemajuan, tetapi harus hadir terlebih dahulu bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan layanan khusus," ujar Fajar.

Baca juga : Golkar Dorong RUU Sisdiknas Wujudkan Pendidikan Berkualitas dan Adil

Ia mengatakan semangat tersebut sejalan dengan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Dalam bidang pendidikan, komitmen itu diwujudkan melalui peningkatan layanan bagi peserta didik penyandang disabilitas agar tidak ada anak yang tertinggal memperoleh pendidikan berkualitas.

Fajar menambahkan, keberpihakan terhadap pendidikan khusus tidak cukup diwujudkan melalui pembangunan fisik sekolah. Kualitas layanan pendidikan juga ditentukan oleh kompetensi guru, kepemimpinan kepala sekolah, ketersediaan sarana pembelajaran yang adaptif, serta pemanfaatan teknologi.

Karena itu, penguatan kapasitas kepala sekolah dan guru menjadi bagian penting dalam transformasi pendidikan inklusif.

Adsense

Saat menutup Bimtek Digitalisasi Pembelajaran di Semarang, Fajar menegaskan transformasi pendidikan tidak hanya dilakukan melalui penyediaan perangkat digital, tetapi juga perubahan cara sekolah melayani peserta didik.

Baca juga : Jembatan Merah Putih Presisi Investasi Pendidikan dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Selama empat hari pelaksanaan bimtek, sebanyak 100 guru SLB dari delapan provinsi mengembangkan berbagai inovasi pembelajaran digital, mulai dari video pembelajaran, gim edukatif, hingga pemanfaatan platform Rumah Pendidikan sebagai ruang kolaborasi antarguru.

Menurut Fajar, digitalisasi memiliki makna yang lebih luas bagi sekolah luar biasa karena mampu menghilangkan hambatan belajar serta menghadirkan pembelajaran yang lebih personal sesuai kebutuhan setiap peserta didik.

"Itulah esensi pendidikan inklusif, menghadirkan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan tidak diukur dari banyaknya perangkat digital atau gedung sekolah yang dibangun, melainkan dari meningkatnya kualitas pengalaman belajar peserta didik.

Baca juga : Membangun Pendidikan Bermutu dari Sekolah Luar Biasa

Fajar mengungkapkan hasil evaluasi Kemendikdasmen menunjukkan 99,5 persen peserta didik menilai pembelajaran menjadi lebih menarik, sedangkan 98 persen mengaku lebih mudah memahami materi melalui pembelajaran berbasis teknologi.

Menurutnya, pembangunan pendidikan harus dilakukan secara menyeluruh melalui revitalisasi satuan pendidikan, penguatan kepemimpinan kepala sekolah, peningkatan kompetensi guru, dan digitalisasi pembelajaran.

"Seluruhnya bermuara pada satu tujuan, yakni memastikan setiap anak Indonesia, termasuk anak penyandang disabilitas, memperoleh hak yang sama atas pendidikan yang bermutu," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense