BREAKING NEWS
 

Presiden Prabowo Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah, Menhut: Libatkan 9 Menteri

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 10 Juli 2026 14:15 WIB
Foto: Instagram.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengumumkan, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera serta Gajah Kalimantan.

Kebijakan ini melibatkan sembilan kementerian dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya konservasi gajah di Indonesia.

Pengumuman tersebut disampaikan Raja Juli Antoni melalui akun Instagram resminya saat melakukan panggilan video dengan anak gajah bernama Nona Seroja, yang berada di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Jumat (10/7/2026).

Momen itu sekaligus bertepatan dengan ulang tahun pertama Nona Seroja yang genap berusia satu bulan.

Baca juga : Menhut: Presiden Prabowo Wujudkan Perdagangan Karbon Kehutanan

"Hari ini tanggal 10 Juli ulang tahunnya Nona Seroja. Selamat ulang tahun untuk Nona Seroja. Ada kabar gembira untuk Nona Seroja, Bang Domang, Gajah Sumatera, dan Gajah Kalimantan. Telah terbit Instruksi Presiden untuk penyelamatan populasi gajah dan habitat Gajah Sumatera dan Kalimantan," ujar Raja Juli.

Menurut Menhut, Inpres tersebut mengatur keterlibatan lintas sektor agar perlindungan populasi dan habitat gajah dapat berjalan seiring dengan pembangunan nasional.

Adsense

Ia mencontohkan, apabila pembangunan infrastruktur seperti jalan melintasi kawasan jelajah (home range) gajah, maka wajib disediakan koridor satwa agar pergerakan gajah tidak terputus.

"Kalau misalnya Kementerian Pekerjaan Umum membangun jalan dan itu mengganggu home range gajah, maka wajib dibuat koridor sendiri. Begitu juga kalau ada perkebunan yang masuk ke jalur jelajah gajah, harus ada ruang yang dikosongkan bahkan diperkaya menjadi area preservasi supaya gajah tetap bisa bergerak di habitatnya dengan makanan yang cukup," jelasnya.

Baca juga : Purbaya Beberkan Kinerja APBN Semester I-2026, Pendapatan Negara Menguat

Raja Juli mengatakan, Inpres tersebut melibatkan sembilan kementerian, yakni Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Kemudian, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Selain itu, pelaksanaan Inpres juga melibatkan Kepolisian Negara Republik Indonesia, para gubernur, serta bupati dan wali kota di wilayah Sumatera dan Kalimantan Utara.

"Semua kementerian yang mendapat amanat dalam Inpres ini mempunyai kewajiban menjaga rumahnya Nona Seroja, Bang Domang, dan kawan-kawannya. Insya Allah nanti kita akan eksekusi lebih baik lagi di lapangan," tutur Raja Juli.

Baca juga : Menhut: Presiden Prabowo Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi

Melalui Inpres tersebut, pemerintah berharap upaya penyelamatan populasi dan habitat Gajah Sumatera serta Gajah Kalimantan dapat dilakukan secara terpadu, sehingga pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan kelestarian satwa dan ekosistemnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense