BREAKING NEWS
 

DJKI dan Dewan Pers Siapkan ASEAN Journalists Forum 2026

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Rabu, 15 Juli 2026 15:24 WIB
Foto: Dewan Pers.

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum bersama Dewan Pers mematangkan rencana penyelenggaraan ASEAN Journalists Forum sebagai bagian dari rangkaian Bali Global Forum on Intellectual Property 2026.

Forum tersebut diharapkan menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat pelindungan karya jurnalistik, termasuk menghadapi tantangan pemanfaatan konten oleh teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Pembahasan tersebut berlangsung dalam audiensi antara DJKI dan Dewan Pers di Ruang Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Gedung DJKI, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar mengatakan, forum tersebut diharapkan menjadi ruang diskusi bagi negara-negara ASEAN mengenai pentingnya pelindungan karya jurnalistik sebagai bagian dari rezim hak cipta.

Baca juga : KJRI Cape Town Promosikan Indonesia di ASEAN Business Forum 2026 Afrika Selatan

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang untuk memperkenalkan perkembangan kebijakan nasional dalam memperkuat pelindungan hak cipta terhadap karya jurnalistik sekaligus membangun dukungan di tingkat regional.

"Forum ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi negara-negara ASEAN untuk bertukar pandangan mengenai pelindungan karya jurnalistik di era digital. Indonesia ingin menunjukkan langkah yang telah diambil dalam memperkuat pelindungan hak cipta sekaligus membangun dukungan di tingkat ASEAN," ujar Hermansyah.

Adsense

Dalam pertemuan tersebut, DJKI dan Dewan Pers membahas konsep penyelenggaraan ASEAN Journalists Forum yang diarahkan menghasilkan deklarasi bersama mengenai pentingnya pelindungan karya jurnalistik di kawasan ASEAN.

Forum itu juga diharapkan menjadi sarana memperkenalkan perkembangan kebijakan Indonesia dalam memperkuat pelindungan karya jurnalistik di bawah rezim hak cipta kepada negara-negara ASEAN.

Baca juga : Timnas Putri Indonesia Siap Pertahankan Trofi AFF Womens Cup 2026

Selain itu, diskusi turut menyoroti tantangan yang dihadapi industri media di era digital, khususnya terkait pemanfaatan karya jurnalistik sebagai data pelatihan kecerdasan artifisial (AI) tanpa mekanisme perizinan maupun kompensasi.

Menurut para peserta, isu tersebut menjadi perhatian di berbagai negara sehingga diperlukan pembahasan bersama mengenai pelindungan hak cipta atas karya jurnalistik.

Wakil Ketua Dewan Pers Totok Suryanto mengatakan, ASEAN Journalists Forum dapat menjadi momentum untuk menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat pelindungan karya jurnalistik.

"Kami melihat forum ini dapat menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Indonesia telah mengambil langkah dalam memperkuat pelindungan karya jurnalistik. Harapannya, negara-negara ASEAN dapat membangun kesepahaman dan dukungan bersama terhadap isu ini," tutur Totok.

Baca juga : Indofood Gelar Meet & Greet Pemain Persija di Jakarta Fair 2026

Audiensi juga membahas tema forum, keterlibatan organisasi pers dari negara-negara ASEAN, serta dukungan teknis penyelenggaraan agar kegiatan dapat berlangsung efektif sebagai bagian dari rangkaian Bali Global Forum on Intellectual Property 2026.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, Agung Damarsasongko, serta Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers, Dahlan Dahi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense