Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Catatan Singkat Delegasi Partai Golkar Pada ASEAN Future Forum 2026
Jumat, 12 Juni 2026 19:49 WIB
Prof. Dr. Ali Mochtar Ngabalin, S. Ag., M.Si
RM.id Rakyat Merdeka - Saya mencatat dan membuat beberapa kesimpulan sementara selama berada pada Asean Future Forum 2026 di Ha Noi Viet Nam pada 9 - 10 Juni 2026 semoga menjadi bagian penting dari program parati politik Se-Asean maupun di Asia Tenggara ASEAN sedang menghadapi perubahan besar dalam cara dunia membaca kekuatan sebuah kawasan.
Jika dahulu ukuran pengaruh lebih banyak ditentukan oleh militer dan perdagangan tradisional, hari ini arah dunia bergerak menuju perebutan teknologi, penguasaan rantai pasok, keamanan energi, serta stabilitas politik jangka panjang.
Dalam perubahan itu, Asia Tenggara mulai menjadi titik yang sangat diperhitungkan. ASEAN didirikan untuk menjadi perkumpulan yang saling memberi dampak satu sama lain agar tujuan akhir pertumbuhan ekonomi dan juga masyarakat madani bisa tercapai di seluruh negara anggota tanpa kecuali.
Kita bisa melihat bahwa banyak negara besar mulai menempatkan ASEAN sebagai kawasan penyangga stabilitas Indo-Pacific. Jalur perdagangan internasional melintas di kawasan ini.
Pertumbuhan industri bergerak cepat di Asia Tenggara. Investasi teknologi mulai masuk lebih agresif. Persaingan global akhirnya ikut mendorong ASEAN menjadi salah satu pusat perhatian ekonomi dunia. Namun situasi tersebut juga membawa tekanan baru. Tekanan yang tidak kecil namun bisa kita hadapi bersama-sama.
Baca juga : Pustakawan Meningkatkan Literasi, Memartabatkan Bangsa
ASEAN sekarang menghadapi tantangan menjaga keseimbangan di tengah rivalitas kekuatan besar dunia. Bahan baku adalah komoditas yang kita ekspor ke luar negeri. Dan ini sangat menguntungkan negara-negara maju di luar sana. Tapi di sisi lain kita harus melihat bahwa kawasan ini harus mampu menjaga hubungan dengan Amerika Serikat, China, Jepang, Korea Selatan, Timur Tengah, hingga Eropa dalam waktu bersamaan.
Diplomasi ASEAN ke depan akan semakin kompleks karena kepentingan global terhadap kawasan ini terus meningkat. Tentu banyak negara-negara yang hanya menginginkan impor bahan baku ketimbang impor barang jadi bukan? ASEAN memerlukan komunikasi politik yang stabil agar kawasan ini tetap memiliki posisi tawar yang kuat.
Jika negara-negara ASEAN bergerak sendiri-sendiri, maka tekanan geopolitik global akan lebih mudah mempengaruhi arah kawasan. Sebaliknya, jika ASEAN mampu menjaga soliditas politik dan konektivitas ekonominya, maka Asia Tenggara memiliki peluang besar menjadi salah satu poros pertumbuhan baru dunia.
Menurut pandangan saya, masa depan diplomasi ASEAN akan semakin bergerak ke arah strategic economic partnership. Diplomasi tidak lagi hanya berbicara mengenai hubungan formal antar pemerintah, tetapi juga mengenai kemampuan kawasan menjaga industrial growth, ketahanan energi, arus investasi, dan keamanan supply chain.
Foto bersama Mendagri, Wamendagri, Gubernur Hanoi dan Ketua SC ASEAN Future Forum 2026. (Foto : Pribadi)
Dunia usaha global sekarang melihat stabilitas politik sebagai bagian dari perhitungan ekonomi. Investor membaca arah pemerintahan, kepastian regulasi, efisiensi birokrasi, hingga konsistensi kebijakan industri sebelum menentukan ekspansi jangka panjang. Karena itu stabilitas kawasan memiliki pengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi ASEAN.
Baca juga : Hendra Setiawan Debut Jadi Pelatih di Piala Thomas 2026
Pengalaman saya di DPR RI dan lingkungan strategis pemerintahan memberi pemahaman bahwa hubungan bilateral yang kuat biasanya lahir dari komunikasi politik yang terjaga dalam jangka panjang. Hubungan antarnegara hari ini semakin berkaitan dengan perdagangan, energi, industri, teknologi, dan arah pertumbuhan kawasan secara menyeluruh. Meskipun kami sadari banyak kekurangan dalam pelaksanaan, namun ikhtiar dan doa juga upaya kami dalam menyelesaikan dan mengurangi dampak buruk yang terjadi atas problem yang dihadapi.
Partai Golkar memandang bahwa Indonesia perlu menjaga perannya sebagai jangkar stabilitas ASEAN. Indonesia memiliki posisi strategis karena ukuran ekonomi, populasi, sumber daya alam, serta pengaruh politiknya di Indo-Pacific.
Ke depan, Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu titik penting perebutan investasi industri global, terutama pada sektor energi, hilirisasi mineral, kendaraan listrik, ekonomi digital, dan manufaktur teknologi. Karena itu hubungan politik kawasan harus diarahkan pada kerja sama yang lebih produktif dan saling menguntungkan.
Kader-kader Golkar yang berada di sektor strategis pemerintahan juga memiliki keterhubungan dengan arah perubahan tersebut. Airlangga Hartarto pada sektor perekonomian, Agus Gumiwang Kartasasmita di bidang industri, serta Bahlil Lahadalia pada sektor energi dan investasi memiliki peran penting dalam menjaga daya saing Indonesia di tengah perubahan arsitektur ekonomi global.
Jika hal ini bisa dikerjakan dengan baik, saya haqul yakin ASEAN memiliki peluang besar dalam dua dekade mendatang. Kawasan ini dapat berkembang menjadi salah satu pusat industri dan perdagangan dunia apabila stabilitas politik, integrasi ekonomi, serta kerja sama kawasan terus diperkuat.
Baca juga : Ini Daftar Lengkap 26 Pemain Piala AFF U-17 2026
Karena itu diplomasi politik ASEAN ke depan harus bergerak lebih relevan terhadap perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat. Akhir kata, Indonesia adalah negara yang besar tapi Indonesia tidak akan pernah bisa berdiri sendiri tanpa adanya kerjasama dan juga saling ketergantungan dengan negara-negara ASEAN.
Saling menerima satu sama lain untuk tujuan melengkapi kebutuhan masing-masing, menjadi krusial di tengah-tengah kondisi negara secara global yang makin menantang.
Prof. Ali Mochtar Ngabalin, M. Si
Ketua DPP. Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional.
Guru Besar Hubungan Internasional Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya