BREAKING NEWS
 

Sapa Anak Suku Bajo, Wamen Fajar Pastikan Program Presiden Jangkau Wakatobi

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 16 Juli 2026 21:36 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menyapa peserta MPLS di SD Maritim Mola, Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Kamis (16/7/2026). Dok. Kemendikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, untuk memastikan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto menjangkau wilayah kepulauan. Dalam kunjungan tersebut, Fajar menyapa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), meninjau sekolah yang melayani anak-anak Suku Bajo, sekaligus memastikan pelaksanaan program prioritas Kemendikdasmen berjalan dengan baik.

Fajar mengatakan dirinya telah lama ingin mengunjungi Wakatobi. Menurutnya, selain dikenal sebagai salah satu kawasan laut terindah di dunia, Wakatobi juga harus memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

"Saya sudah lama ingin datang ke Wakatobi. Selama ini kita mengenalnya sebagai salah satu kawasan laut terindah di dunia. Namun, yang lebih penting adalah memastikan anak-anak di sini memperoleh layanan pendidikan yang bermutu," ujar Fajar, Kamis (16/7/2026).

Ia berharap semakin baiknya konektivitas menuju Wakatobi tidak hanya mendorong sektor pariwisata, tetapi juga memperluas akses pendidikan, memperkuat kolaborasi, dan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan.

Kunjungan diawali di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Di sekolah tersebut, Fajar berdialog dengan peserta MPLS Ramah mengenai cita-cita, pentingnya hidup sehat, serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga : Dukung Swasembada, Kementan Percepat Proses Izin Benih dan SDG

Suasana berlangsung hangat ketika Wamendikdasmen bernyanyi bersama para siswa dan mengajak mereka membangun semangat belajar, hidup rukun, serta saling menghargai sejak hari pertama sekolah.

Fajar juga meninjau hasil revitalisasi SMP Negeri 1 Wangi-Wangi yang memperoleh bantuan pemerintah sebesar Rp1,024 miliar pada Tahun Anggaran 2025. Menurutnya, peningkatan kualitas sarana pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran agar peserta didik dapat belajar dengan aman, nyaman, dan menyenangkan.

Selanjutnya, Wamendikdasmen mengunjungi SD Maritim Mola dan SMP Maritim Mola di Desa Mola Utara, Kecamatan Wangi-Wangi. Kedua sekolah tersebut melayani pendidikan bagi anak-anak Suku Bajo. Di sana, Fajar meninjau proses pembelajaran, pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID), serta kondisi sarana dan prasarana sekolah.

Saat melihat kondisi SD Maritim Mola, Fajar langsung menghubungi Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen Moch. Salim Somad melalui sambungan telepon untuk meminta percepatan revitalisasi sekolah.

Adsense

Langkah tersebut disaksikan para guru, kepala sekolah, dan siswa yang tengah mengikuti MPLS. Respons cepat itu pun disambut antusias warga sekolah sebagai bukti perhatian pemerintah terhadap pendidikan di wilayah kepulauan.

Baca juga : Penyesuaian Status Rekening & Giro, BRI Pastikan Keamanan & Perlindungan Nasabah

Menurut Fajar, pendidikan di wilayah kepulauan memerlukan pendekatan yang inklusif dan adaptif, termasuk bagi masyarakat Suku Bajo yang memiliki karakter budaya maritim yang kuat.

"Anak-anak Suku Bajo memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan bermutu. Pendidikan harus hadir secara inklusif dan adaptif, menghargai budaya lokal sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi masa depan. Negara tidak boleh membiarkan ada satu pun anak Indonesia tertinggal karena kondisi geografisnya," tegasnya.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke SMA Muhammadiyah 1 Wakatobi yang juga menerima peserta didik dari komunitas Suku Bajo.

Di sekolah tersebut, Fajar meninjau hasil revitalisasi senilai Rp1,5 miliar yang sebelumnya telah diresmikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti. Ia berkeliling melihat ruang-ruang belajar yang telah diperbaiki sekaligus menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran seiring pembangunan sarana pendidikan.

Tokoh masyarakat Suku Bajo sekaligus pengurus Sekolah Maritim Mola, Nurdin, mengapresiasi kunjungan Wamendikdasmen ke sekolah mereka.

Baca juga : Menko Polkam: Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Profesional dan Transparan

"Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wamen. Ini menjadi bukti bahwa negara benar-benar menyapa masyarakat di wilayah kepulauan. Anak-anak semakin bersemangat mengikuti MPLS karena merasa diperhatikan langsung oleh pemerintah. Kami berharap perhatian terhadap pendidikan anak-anak Suku Bajo terus berlanjut agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya.

Menutup kunjungannya, Fajar menegaskan keindahan alam Wakatobi harus diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Wakatobi telah dikenal dunia karena keindahan lautnya. Kini tugas kita memastikan anak-anak Wakatobi juga dikenal karena kecerdasan, karakter, dan prestasinya. Itulah makna sesungguhnya dari Pendidikan Bermutu untuk Semua," tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen didampingi Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua, Bupati Wakatobi Haliana, Wakil Bupati Wakatobi Safia Wualo, jajaran Pemerintah Kabupaten Wakatobi, serta para pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Sulawesi Tenggara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense