RM.id Rakyat Merdeka - Program stimulus diskon tarif transportasi yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selama masa libur sekolah 2026 mendapat respons positif dari masyarakat.
Tingginya tingkat pemanfaatan pada moda kereta api, kapal penyeberangan, dan kapal laut menunjukkan kebijakan tersebut berhasil meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan transportasi publik.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub Farida Makhmudah mengatakan, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa program stimulus berjalan efektif.
Baca juga : 106.474 Wisman Berangkat dari Stasiun Regional, KAI Catat Tren Positif
"Melalui kebijakan stimulus yang tepat sasaran serta sinergi erat dengan para pemangku kepentingan, Kemenhub akan terus berupaya meningkatkan aksesibilitas layanan transportasi," kata Farida dalam Media Session bertajuk Wrap-Up Stimulus Transportasi Masa Libur Sekolah: Mendorong Mobilitas, Menggerakkan Ekonomi di Jakarta, dalam keterangannya Kamis (30/7/2026).
Farida menambahkan, program stimulus diskon tarif transportasi merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kemenhub untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi publik sekaligus mendorong mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.
Pelaksanaannya didukung oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari operator transportasi, badan usaha, asosiasi, akademisi, hingga lembaga terkait.
Baca juga : Sempat Dipandang Sebelah Mata, Film Debut Ferly Halim Dapat Respons Positif
Pada sektor perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat program diskon tarif berjalan sangat efektif. Selama periode libur sekolah 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.303.191 pelanggan memanfaatkan program diskon dari total 3.451.031 penumpang.
Tingkat penyerapan kapasitas bahkan mencapai 110,95 persen dengan realisasi anggaran sebesar Rp90,96 miliar atau 94,53 persen dari alokasi yang tersedia.
Di sektor penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry mencatat realisasi subsidi sebesar Rp22,20 miliar pada delapan lintasan penyeberangan selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Program tersebut telah dimanfaatkan oleh 1.125.711 penumpang.
Baca juga : Prabowo: Transformasi Besar Indonesia Butuh Stabilitas Dan Polri Kuat
Sementara itu, pada sektor angkutan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon tarif untuk perjalanan pada 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.
Hingga 29 Juli 2026, penyerapan anggaran telah mencapai 98,84 persen atau sebesar Rp66,55 miliar dengan jumlah penerima manfaat mencapai 674.444 penumpang.
Capaian tersebut menunjukkan program stimulus transportasi tidak hanya meningkatkan mobilitas masyarakat selama libur sekolah, tetapi juga menjadi salah satu instrumen Pemerintah dalam menggerakkan aktivitas ekonomi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.