RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengaku diminta langsung oleh Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae-myung untuk menjadi mediator hubungan dengan Korea Utara (Korut).
Hal ini diungkap Prabowo dalam pertemuan dengan pengusaha KADIN Pusat dan daerah seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/12/2026).
Baca juga : Prabowo Targetkan Lampung-Aceh Terhubung Kereta
"Bahkan, kunjungan saya terakhir di Korea Selatan, Presiden Korea Selatan minta kepada saya, bisa nggak saya berkunjung ke Korea Utara untuk membuka semacam dialog," ungkap Prabowo.
Prabowo pun kontan mengiyakan tawaran tersebut. "Oh saya dengan hormat, dengan rela, kalau Yang Mulia minta saya ke Korea Utara, saya akan berangkat," imbuhnya.
Baca juga : Pesan Kadin Ke Produsen Mobil: Jangan Cuma Jualan, Bangun Pabrik Di RI!
Menurut Prabowo, kepercayaan itu datang karena Indonesia memiliki reputasi baik tak pernah mencampuri urusan domestik negara lain.
"Indonesia dianggap tidak memiliki kepentingan mencampuri urusan dalam negeri negara mana pun. Itu yang kita pegang teguh," tandasnya.
Baca juga : ASN Hingga BUMN Diminta Turun Tangan, Prabowo: 5 Kota Terbersih Dapat Rp 20 M
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.