BREAKING NEWS
 

Layani Lebih dari 600 Ribu Pensiunan Setiap Bulan, Pos Indonesia Tuai Apresiasi

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Sabtu, 8 Agustus 2026 17:35 WIB
Foto: Ng Putu Wahyu Rama/Rakyat Merdeka.

RM.id  Rakyat Merdeka - Lebih dari 600.000 pensiunan menerima pembayaran hak pensiun melalui jaringan PT Pos Indonesia (Persero) setiap bulan.

Dengan dukungan sekitar 4.000 titik layanan di seluruh Indonesia, Pos Indonesia dinilai mampu menghadirkan akses pembayaran pensiun yang luas, fleksibel, dan inklusif.

Pos Indonesia merupakan mitra bayar yang telah dipercaya selama bertahun-tahun oleh PT Taspen (Persero) untuk melayani pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta PT Asabri (Persero) bagi pensiunan TNI dan Polri.

Jumlah penerima manfaat yang dilayani tersebut menjadikan Pos Indonesia sebagai salah satu mitra bayar pensiun terbesar di luar jalur perbankan.

Dari total 3,25 juta pensiunan ASN yang terdaftar di Taspen per Juni 2026 dan disalurkan melalui 46 mitra bayar, Pos Indonesia menangani porsi yang substansial.

Kepercayaan terhadap layanan Pos Indonesia juga terus meningkat. Pada pertengahan 2025, sebanyak 142.000 pensiunan Taspen yang sebelumnya menerima pembayaran melalui jalur perbankan turut dialihkan ke Kantor Pos.

Jumlah tersebut menambah ratusan ribu pensiunan Taspen dan Asabri yang sebelumnya telah dilayani. Layanan pembayaran pensiun di Kantor Pos dirancang fleksibel untuk mengakomodasi beragam kebutuhan penerima manfaat.

Baca juga : IBSW Dukung Sinergi BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Produk Halal Impor

Setidaknya terdapat empat metode pencairan, yakni pengambilan langsung di loket Kantor Pos, pencairan digital melalui aplikasi Pospay, penarikan tunai di gerai Indomaret menggunakan kode transaksi Pospay, serta layanan antar langsung ke rumah bagi pensiunan lanjut usia atau yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.

Bagi pensiunan yang tidak dapat hadir sendiri, pencairan juga dapat dikuasakan kepada pihak lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Fleksibilitas tersebut memungkinkan pensiunan di berbagai wilayah tetap dapat menerima haknya dengan mudah dan tepat waktu.

Kinerja layanan tersebut mendapat apresiasi dari Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), lembaga pemantau birokrasi dan pelayanan publik.

Chairman IBSW Nova Andika menilai pelayanan pensiun merupakan salah satu indikator konkret kualitas birokrasi dan pelayanan publik sebuah institusi.

Adsense

"Yang dilayani dalam program ini adalah para purna bhakti—ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri—yang telah mengabdikan hidupnya bagi negara. Mereka berhak mendapatkan pelayanan yang bermartabat, tepat waktu, dan tanpa hambatan,” ujar Nova dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Menurut Nova, layanan Pos Indonesia dalam pembayaran pensiun bagi ratusan ribu penerima manfaat Taspen maupun Asabri setiap bulan merupakan bentuk pelayanan publik yang mengedepankan kebutuhan masyarakat.

Baca juga : Bank Mandiri Taspen Temui Gubernur KDM Dukung Kesejahteraan Pensiunan ASN

“Ini wujud nyata dari birokrasi yang melayani, bukan sekadar birokrasi administratif,” tuturnya. 

Nova juga menyoroti kekuatan Pos Indonesia dari sisi jangkauan layanan. Menurutnya, keberadaan sekitar 4.000 titik Kantor Pos hingga ke berbagai daerah memberikan akses yang lebih mudah bagi pensiunan, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil.

“Tidak banyak institusi yang memiliki 4.000 titik layanan hingga ke pelosok negeri. Ini berarti seorang pensiunan di kabupaten terpencil pun memiliki akses yang sama untuk mencairkan haknya, tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor cabang perbankan yang mungkin tidak tersedia di wilayahnya,” jelas Nova.

Ia menilai, keberadaan Kantor Pos di berbagai pelosok merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang inklusif.

Selain jangkauan, Nova mengapresiasi inovasi Pos Indonesia dalam menjangkau pensiunan yang membutuhkan layanan khusus.

“Kami mencatat bahwa Pos Indonesia tidak hanya membuka loket dan menunggu, tetapi juga menyediakan layanan antar ke rumah bagi pensiunan yang sakit atau lanjut usia, serta menawarkan pencairan digital melalui Pospay. Ini pendekatan yang humanis dan adaptif,” jelasnya.

Menurut Nova, kombinasi antara jaringan layanan fisik yang luas dan fleksibilitas digital dapat menjadi model pelayanan publik yang patut dicontoh.

Baca juga : IBSW Apresiasi Langkah Prabowo dan Danantara Awasi Ekspor

“Kami di IBSW mendorong agar standar pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kepuasan para pensiunan adalah cerminan langsung dari komitmen negara terhadap warganya yang telah berjasa,” katanya.

Ia menambahkan, sinergi antara Taspen, Asabri, dan Pos Indonesia dalam penyaluran pensiun menunjukkan pentingnya kolaborasi antar-BUMN dengan orientasi pelayanan yang kuat.

Sementara itu, Pos Indonesia terus memperkuat kapasitas layanan jasa keuangan, termasuk pembayaran pensiun, sebagai bagian dari strategi korporasi untuk mengembangkan bisnis inti sekaligus memperluas peran perusahaan sebagai simpul utama logistik dan layanan keuangan nasional.

Kerja sama dengan Taspen dan Asabri juga menjadi bagian dari sinergi antar-BUMN yang telah berlangsung lama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense