BREAKING NEWS
 

Syngenta Luncurkan Inovasi Perlindungan Hama Cabai Pertama Di Indonesia

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Selasa, 1 September 2026 22:44 WIB
Peluncuran SIMODIS® untuk tanaman cabai ini menjadi yang pertama di Indonesia dan dihadiri oleh 285 petani dari Jember dan Banyuwangi. Foto: SIMODIS

 Sebelumnya 
Untuk memperoleh hasil yang optimal sekaligus menjaga keberlanjutan efektivitas pengendalian hama, Syngenta Indonesia mengingatkan pentingnya penggunaan SIMODIS® sesuai rekomendasi teknis dan petunjuk pada label.

“SIMODIS® merupakan teknologi terobosan yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Petani perlu mengikuti petunjuk penggunaan pada label dan menerapkan rotasi mode of action atau cara kerja bahan aktif untuk membantu memperlambat terbentuknya resistensi dan menjaga efektivitas pengendalian thrips dalam jangka panjang,” ujar Tracy Tey Hui Xiang, Product Manager Syngenta Indonesia.

Baca juga : Syngenta Luncurkan CUPRINOMAT, Bantu Petani Hadapi Cuaca Ekstrem

“Untuk tanaman cabai, SIMODIS® direkomendasikan diaplikasikan pada 28, 35, dan 42 hari setelah tanam (HST), dengan dosis 600 ml/ha atau konsentrasi 1,2 ml/L. Untuk membantu memastikan cakupan semprotan yang merata, volume semprot yang disarankan adalah 500 L/ha, setara dengan sekitar 30 tangki berkapasitas 16 liter per hektare,” tambah Tracy.

Untuk menambah semarak peluncuran, Syngenta Indonesia menghadirkan kompetisi Si ‘Modis’ Fashion Show, yang mengajak peserta merancang busana dengan inspirasi dari bunga dan tanaman cabai yang sehat.

Baca juga : Pemkab Cilacap Dukung Peluncuran MIRAVIS Duo Untuk Tingkatkan Produktivitas Padi

Aktivasi kreatif ini menjadi simbol vitalitas tanaman cabai sekaligus menyampaikan pesan bahwa perlindungan tanaman yang tepat berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman, pembungaan, hingga pembentukan buah secara optimal.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense