RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan persoalan keberangkatan jemaah umrah PT Annisa Ahmada Travelindo (AAT) menemui titik terang. Hasil mediasi yang digelar di Kantor Wilayah Kemenhaj Jawa Timur memastikan seluruh tiket pergi-pulang (PP) jemaah telah terbit.
Mediasi berlangsung di Sidoarjo, Senin (31/8/2026), dengan melibatkan pihak AAT, KBIHU Muslimat NU Jombang, dan perwakilan jemaah. Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah Akhmad Fauzin, Kasubdit Bina Umrah Edayanti, serta jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur turut hadir.
Baca juga : Menhaj: Hati-hati Pilih Travel, Jangan Tergiur Harga Murah
Dalam kesepakatan tersebut, AAT menyatakan komitmen memberangkatkan dan memulangkan seluruh jemaah sesuai jadwal yang tercantum dalam tiket. Travel juga berkewajiban memastikan seluruh layanan jemaah selama di Arab Saudi hingga kembali ke Indonesia.
“Yang utama adalah memastikan jemaah mendapat kepastian. Dengan seluruh tiket pergi dan pulang yang sudah terbit, jemaah dapat berangkat dan kembali sesuai tiket yang telah ditetapkan,” ujar Fauzin, dalam keterangan resmi Kemenhaj, Rabu (2/9/2026).
Baca juga : Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji 2027, Pendaftaran Mulai 25 Agustus
Menurut Fauzin, kepastian tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan seluruh kesepakatan secara bertanggung jawab. AAT diminta memastikan hak dan layanan jemaah terpenuhi sejak keberangkatan hingga kepulangan.
Kasubdit Bina Umrah Kemenhaj Edayanti mengatakan, kesepakatan tersebut diharapkan memberikan rasa aman kepada jemaah. Seluruh pihak, kata dia, perlu menjalankan komitmen yang telah disepakati.
Baca juga : Pascagempa, Layanan Calon Jemaah Haji NTT Tetap Berjalan Melalui Skema Darurat
Kesepakatan juga mengatur langkah yang dapat ditempuh apabila keberangkatan tidak dapat terlaksana sesuai ketentuan. Jemaah memiliki pilihan untuk tetap berangkat dengan jaminan tiket kepulangan, menjadwalkan ulang keberangkatan, atau memperoleh pengembalian dana (refund) sesuai ketentuan yang disepakati.
Kemenhaj bersama Kanwil Kemenhaj Jawa Timur akan mendorong pelaksanaan kesepakatan tersebut. Langkah ini ditempuh untuk memastikan kepastian keberangkatan sekaligus memberikan perlindungan terhadap hak-hak jemaah umrah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.