Sebelumnya
“Saya termasuk salah seorang tamu yang datang bisa jam 11 malam sampai jam 23 pagi, untuk berdialog, bercengkerama dan tertawa bersama Nasirun. ini satu hal yang bagi saya secara pribadi meninggalkan kesan yang mendalam,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.
Fadli menilai, salah satu keistimewaan Nasirun adalah rasa hormatnya yang luar biasa terhadap para pendahulu. Nasirun bahkan membangun museum khusus tepat di seberang rumahnya untuk mengoleksi karya-karya para maestro seni rupa yang dianggapnya sebagai guru.
“Karya-karya itu setiap kali saya datang, belasan kali sudah saya datang ke museum beliau, selalu saja ada yang bertambah,” tuturnya.
Baca juga : Ketahanan Nasional Dimulai Dari Daerah
Fadli mengatakan, pameran di Galeri Nasional Indonesia menjadi ruang dialog estetik antara karya Nasirun dengan para gurunya. Karya-karya Nasirun selalu membawa unsur tradisi, budaya, spiritualitas, serta realitas kehidupan sehari-hari.
“Karena ini merupakan satu conversation antara Nasirun dengan guru-gurunya. Jadi ada karya-karya Mas Nasirun, ada karya-karya guru-guru beliau,” ujarnya.
“Mas Nasirun ini adalah seorang yang sangat kreatif, selalu ada gagasan-gagasan baru, ide-ide baru dan kemudian mencurahkannya di dalam ekspresi-ekspresi budaya itu,” sambung Fadli.
Baca juga : Dukung Program Pemerintah, Golkar Kawal Bantuan Program Indonesia Pintar
Tak hanya melalui karya, Nasirun juga dikenang karena kesediaannya menularkan ilmu kepada para seniman muda. Fadli menuturkan, Nasirun sempat menjadi pengajar dalam program Belajar Bersama Maestro di Kementerian Kebudayaan.
“Beliau orang yang sangat dedicated untuk membagikan pengalaman dan ilmunya kepada generasi muda. ada 10 orang siswa terpilih audisi yang tinggal dan belajar bersama Nasirun hingga melahirkan karya-karya yang penuh kedalaman. Mudah-mudahan akan tumbuh Nasirun-Nasirun baru,” harap Fadli.
Sementara, perwakilan keluarga Nasirun, Ima Bunga Insan Sani, mengatakan, pameran tersebut memiliki arti khusus bagi keluarga. Sebab, pameran menghadirkan karya Nasirun berdampingan dengan karya para seniman yang selama ini dihormatinya.
Baca juga : PKB DIY Pastikan Persiapan Pemilu 2029 Kian Matang
“Pameran ini menjadi momen yang mengharukan, sekaligus membanggakan bagi keluarga karena mewujudkan keinginan Nasirun untuk dapat berpameran bersama para pendahulunya,” katanya. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 14 September 2026 dengan judul "Hadiri Pameran Bersimpuh Di Kaki Para Guru Kapolri Beri Apresiasi Warisan Seni Nasirun"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.