BREAKING NEWS
 

Prabowo Kasih Sinyal Investasi Besar Akan Masuk RI

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Rabu, 16 September 2026 22:12 WIB
Presiden Prabowo Subianto diskusi dengan para jurnalis senior dan influencer di kediamannya, Hambalang, Jawa Barat, Minggu (6/9/2026). Presiden berada di salah satu tepian meja. Di sebelah kanan, duduk berurutan Andromeda Mercury (Jurnalis Senior TVOne), Rivana Pratiwi (Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV) dan Dr Gema Goeyardi (CEO Astronacci International). Sementara di sebelah kiri Presiden, duduk Liviana Cherlisa (moderator), Wahyu Daniel (Pemimpin Redaksi CNBC Indonesia), Ratna Susilowati (Direktur Pemberitaan Rakyat Merdeka) dan Akbar Faizal (Founder Akbar Faizal Uncensored). (Foto: Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan kembali kedatangan investasi dalam jumlah besar dalam beberapa pekan ke depan.

Optimisme tersebut disampaikan Prabowo dengan merujuk pada sejumlah indikator ekonomi yang menurutnya menunjukkan fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat di tengah gejolak ekonomi global.

Dalam Program Presiden Prabowo Menjawab, Rabu (16/9/2026), Prabowo mengatakan,  realisasi investasi hingga Juni 2026 telah mencapai Rp1.010 triliun. Angka tersebut, kata dia, menunjukkan aktivitas investasi tetap berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pada 2025, realisasi investasi disebut mencapai Rp 1.931 triliun. Investasi tersebut juga disebut berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Sepanjang 2025, terdapat 2,7 juta lapangan kerja baru. Sementara hingga 2026 berjalan, pemerintah telah mencatat pembukaan sekitar 1,4 juta lapangan kerja.

Baca juga : Prabowo Pangkas TKD: Banyak Anggaran Daerah Tak Digunakan Dengan Baik

Prabowo menegaskan, investasi tersebut bukan berasal dari program pemerintah, melainkan aktivitas investasi yang masuk ke Indonesia di tengah kondisi global yang masih bergejolak.

"Dan ini beberapa minggu ke depannya, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia. Akan besar-besaran," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, keyakinannya terhadap masuknya investasi dalam jumlah besar didasarkan pada pertemuannya dengan sejumlah pelaku usaha besar dunia.

Para investor tersebut, kata dia, melihat fundamental ekonomi Indonesia sebagai salah satu alasan untuk menanamkan modal di dalam negeri.

Adsense

"Saya sudah ketemu pemain-pemain besar di dunia, mereka datang ke Indonesia, mereka tahu fundamental ekonomi kita kuat dan aman," ujarnya.

Baca juga : Prabowo Gaspol Perkuat Mitigasi Bencana, Pesawat Hingga Drone Disiapkan

Indikator Ekonomi RI Kuat

Prabowo juga mengaitkan optimisme tersebut dengan sejumlah indikator makroekonomi Indonesia. Ia menyoroti, tingkat inflasi yang menurutnya berada pada level rendah, rasio utang yang relatif rendah, serta defisit yang masih berada di bawah batas 3 persen.

"Ekonomi kita bagus. Inflasi kita salah satu terendah di dunia. 2,92 persen. Anda bayangkan," kata Prabowo.

Ia kemudian, membandingkan posisi defisit Indonesia dengan sejumlah negara lain. Menurut Prabowo, defisit Indonesia berada di bawah 3 persen, sementara Filipina mencapai sekitar 6 persen, India 4,6 persen, dan Prancis 5,4 persen.

"Jadi, semua orang percaya sama Indonesia. Makanya mereka mau datang ke Indonesia. Saya sangat optimis," ujar Prabowo.

Baca juga : Tertibkan Underinvoicing, Prabowo: Ini Bukan Soal Berani, Ini Soal Kewajiban

Optimisme tersebut disampaikan ketika persaingan memperebutkan arus investasi global semakin penting bagi negara-negara berkembang. Bagi Indonesia, stabilitas inflasi, pengelolaan APBN, serta tingkat utang dan defisit menjadi sejumlah indikator yang diperhatikan investor dalam menilai ketahanan ekonomi suatu negara.

Ekonomi Terbesar Ke-4 Dunia

Prabowo juga menilai, prospek ekonomi Indonesia dalam jangka panjang masih sangat besar. Ia merujuk pada proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan Indonesia dapat menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada 2050.

"Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4. Dunia. Dalam tahun 2050, which is 25 tahun ke depan," kata Prabowo.

Dengan sejumlah indikator tersebut, Prabowo mengatakan, pemerintah akan terus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik investasi masuk ke Indonesia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense