BREAKING NEWS
 

Prabowo: Saya Tak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 19 September 2026 18:04 WIB
Presiden Prabowo saat memberikan sambutan pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Bakom RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada masyarakat Indonesia yang mengalami kelaparan maupun kekurangan gizi.

“Saya tidak ingin ada orang lapar di Indonesia. Indonesia yang subur. Indonesia yang begitu banyak kekayaannya. Tidak boleh ada orang yang lapar di bumi Indonesia,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Menurutnya, sebagai negara yang kaya sumber daya alam dan memiliki lahan subur, Indonesia seharusnya tidak memiliki rakyat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan.

Baca juga : Prabowo Teriak Free Palestine di Gontor, Dapat Keffiyeh Dari Dubes Palestina

Perhatian terhadap pemenuhan kebutuhan pangan, seharusnya juga diberikan kepada anak-anak Indonesia.

"Tidak boleh ada anak yang mengalami kekurangan gizi, ataupun harus berangkat ke sekolah dalam kondisi lapar," tegas Prabowo. 

Adsense

“Karena itu, saya ingin berjuang sekeras-kerasnya untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” tandasnya.

Swasembada Pangan 

Baca juga : Hidup Selalu Ada Risiko, Yang Penting Bekerja Untuk Rakyat

Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan untuk sejumlah komoditas. Menurutnya, kemampuan memproduksi kebutuhan pangan sendiri merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan dan kemandirian bangsa.

“Dan alhamdulillah, Indonesia sudah swasembada pangan. Indonesia sudah bisa menghasilkan makanan untuk rakyatnya sendiri,” tuturnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya kemandirian Indonesia dalam memenuhi kebutuhan rakyat. Indonesia, kata Prabowo, tidak boleh menggantungkan kebutuhan pokoknya kepada negara lain maupun berharap belas kasihan dari bangsa lain.

Baca juga : Prabowo Puji PAN, Sebut Kawan Seperjuangan yang Setia

“Kita tidak boleh bergantung kepada bangsa lain. Kita tidak boleh berharap dikasihani bangsa lain. Tidak ada bangsa yang kasihan kepada kita,” ujarnya.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense