BREAKING NEWS
 

Kunjungi Korban Banjir Sumbar, Gibran Tampung Keluhan Warga

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 26 September 2026 08:05 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi terdampak banjir bandang di Arosuka, Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (Foto: Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). Kepada Gibran, para korban banjir yang mayoritas ibu-ibu itu menyampaikan kesulitan yang mereka alami, mulai dari rumah hancur, ladang rusak hingga harta benda yang hanyut diterjang banjir.

Gibran tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Padang, sekitar pukul 08.12 WIB. Dari bandara, Wapres langsung menuju Solok menggunakan Toyota Innova berwarna putih.

Perjalanan menuju lokasi bencana memakan waktu sekitar dua jam melalui jalur Sitinjau Lauik. Rombongan melewati jalan berkelok dengan sejumlah tikungan dan tanjakan tajam serta kawasan hutan lebat di sisi kiri dan kanan jalan.

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan tiba di posko pengungsian Balai Pemuda Kayu Aro, Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang. Gibran disambut Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kepala BNPB Suharyanto, dan Bupati Solok Jon Firman Pandu.

Kehadiran Gibran langsung disambut para pengungsi. Sekitar 50 ibu-ibu berada di posko untuk mendapatkan bantuan sekaligus kepastian mengenai rumah dan harta benda mereka yang hilang.

Gibran memilih duduk di tengah warga. Kepada anak-anak, dia membagikan buku dan mainan sebelum mendengarkan keluhan para ibu yang satu per satu menceritakan kondisi mereka.

Baca juga : Wacana Baru Revisi UU Pemilu: Pileg & Pilpres Digelar Terpisah

Sebagian warga telah empat hari tinggal di posko pengungsian. Rumah mereka rusak atau hancur, sementara ladang sebagai sumber penghidupan ikut terdampak. Harta benda, hewan ternak, hingga dokumen penting juga hanyut terbawa banjir.

“Motor saya juga hilang, Pak,” kata seorang ibu kepada Gibran.

Gibran menyimak keluhan warga dan sesekali mencatatnya di notes kecil yang dibawa. Untuk persoalan yang membutuhkan penanganan segera, dia memanggil ajudan atau pejabat Sekretariat Wakil Presiden agar ditindaklanjuti.

Kepada para pengungsi, Gibran menyampaikan, empati dan memastikan pemerintah terus melakukan penanganan tanggap darurat serta pemulihan pascabencana.

Gibran mengatakan, rumah warga yang rusak berat akan dibangun kembali dalam bentuk hunian tetap. Sementara warga yang tinggal di lokasi rawan bencana akan disiapkan lokasi baru yang lebih aman.

Adsense

“Mohon Pak Bupati, dipastikan lokasi barunya nanti aman. Dan tidak jauh dari tempat yang sebelumnya, dan tidak jauh dari tempat mereka bekerja,” ujar Gibran kepada Jon Firman.

Baca juga : Pemerintah dan DPR Satukan Arah Kebijakan Ekonomi dan Keuangan

Selama menunggu pembangunan hunian tetap, warga akan mendapatkan uang tunggu. Gibran meminta, pendataan dipercepat agar bantuan segera dicairkan. “Mudah-mudahan Senin sudah bisa dibayarkan ya, Pak,” lanjut Gibran.

Untuk lahan pertanian yang rusak, Gibran memastikan, Pemerintah akan melakukan penggantian dan pemulihan. Sementara dokumen penting seperti KTP dan kartu keluarga (KK) yang hilang diminta segera diganti melalui pelayanan publik.

Penjelasan tersebut membuat warga sedikit lega. Mereka kemudian bersalaman dengan Gibran, mengucapkan terima kasih, dan mengajak Wapres berfoto bersama.

Dari posko pengungsian, Gibran melanjutkan peninjauan ke lokasi bencana. Sepatu kets yang dikenakannya diganti dengan sepatu bot untuk menyusuri kawasan terdampak.

Lumpur setinggi mata kaki masih menutupi sebagian jalan, sementara batu-batu berukuran besar menumpuk di sejumlah titik. Gibran meninjau, kawasan perkantoran Kabupaten Solok yang turut diterjang banjir bandang.

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur, batu, dan material banjir yang menutupi kawasan perkantoran. Setelah itu, Gibran mengunjungi sejumlah rumah warga terdampak sebelum menuju Posko Utama.

Baca juga : Menteri Imipas & Kalapas Akan Disidang DPR

Di Posko Utama, Gibran mengikuti rapat koordinasi penanganan dampak bencana. Dia meminta, akses utama segera dipulihkan agar mobilitas warga dan distribusi bantuan kembali berjalan.

Gibran juga meminta, bantuan logistik yang tersedia di gudang segera disalurkan kepada warga. Setelah bantuan tersalurkan, stok logistik harus kembali diisi. “Kita pastikan kebutuhan dasar dari bapak ibu warga Solok ini terpenuhi semua,” ujar Gibran.

Persoalan air bersih turut menjadi perhatian. Gibran meminta, Pemda memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi untuk mencegah munculnya penyakit pascabencana.

Gibran juga meminta pendataan warga terdampak yang masih memiliki kewajiban cicilan kepada Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar maupun bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Data tersebut diperlukan untuk memberikan bantuan restrukturisasi pembiayaan secara tepat sasaran.

“Kita pastikan tahap demi tahap, fase demi fase tanggap darurat ini bisa berjalan dengan baik. Kuncinya bapak ibu semua harus kompak,” pungkasnya.

Banjir bandang menerjang wilayah Kabupaten Solok pada Sabtu (21/9/2026) malam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak sore. Hujan berintensitas tinggi memicu luapan air bah yang membawa lumpur dan kayu hingga menerjang permukiman warga serta area perkantoran Pemkab Solok sekitar pukul 19.30 WIB.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense