BREAKING NEWS
 

US Army War College ke Istiqlal, Gugun Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 25 September 2026 22:18 WIB
Foto: Kemenag.

RM.id  Rakyat Merdeka - Masjid Istiqlal, Jakarta, menjadi ruang pertukaran gagasan antara Indonesia dan Amerika Serikat. Delegasi US Army War College berkunjung ke Istiqlal sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan, kepercayaan, dan pertukaran perspektif kedua negara.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Agama (Menag) RI Gugun Gumilar melalui unggahan media sosialnya, Kamis (25/9/2026).

Dalam unggahan tersebut, Gugun menyebut pertemuan dengan delegasi US Army War College bukan sekadar agenda protokoler.

Menurut dia, pertemuan semacam itu menjadi ruang untuk membangun hubungan, kepercayaan, pemahaman strategis, serta pertukaran gagasan.

“Beyond protocol, engagements such as this are about relationships, trust, strategic understanding, and the exchange of ideas,” tulis Gugun.

Baca juga : Eks Dirjen PHU Ngaku Terima 16 Ribu Riyal dari Terdakwa Kasus Haji

Menurut Gugun, Masjid Istiqlal memiliki posisi strategis sebagai ruang yang mempertemukan diplomasi, identitas kebangsaan, pendidikan, dan hubungan internasional.

Karena itu, dialog lintas institusi dinilai dapat membuka pemahaman yang lebih luas mengenai Indonesia dari berbagai perspektif.

Gugun juga menyoroti posisi Indonesia sebagai negara besar di kawasan Asia sekaligus anggota ASEAN yang memiliki hubungan dengan berbagai mitra internasional.

Adsense

Dalam konteks tersebut, dia menekankan pentingnya Indonesia membangun jembatan dialog antara Barat, Asia, dan negara-negara Global South.

“Our strength lies not in choosing sides, but in creating channels for dialogue, cooperation, and mutual understanding,” tulisnya.

Baca juga : Wamenag Sayangkan Bechi Bebas Bersyarat: Apa Dasarnya?

Gugun mengaitkan pandangan tersebut dengan posisi Presiden Prabowo Subianto yang dalam berbagai kesempatan menekankan peran Indonesia sebagai jembatan antara Global North dan Global South.

Menurut Gugun, pertemuan dengan delegasi U.S. Army War College diharapkan tidak berhenti pada hubungan formal antarlembaga.

Pertukaran profesional, percakapan langsung, dan hubungan antarmanusia dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kerja sama jangka panjang.

Dia berharap, engagement tersebut dapat berkontribusi terhadap penguatan kerja sama Indonesia-Amerika Serikat, termasuk di bidang pendidikan, pertahanan, pengembangan kepemimpinan, serta hubungan antarlembaga.

“Quiet conversations today can become stronger partnerships tomorrow. InshaAllah!” tulis Gugun.

Baca juga : Santri Harus Buat Sejarah, Jangan Cuma Jadi Penonton

Kunjungan tersebut, menurut Gugun, menjadi bagian dari upaya memperluas ruang dialog dan saling memahami di tengah hubungan Indonesia dengan berbagai mitra internasional.

Perbedaan perspektif dinilai dapat menjadi ruang untuk memperkuat kerja sama dan hubungan antarmanusia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense