BREAKING NEWS
 

Resmikan Pabrik HSG Material Di KEK Kendal

Airlangga Komit Tumbuhkan Investasi Sektor Manufaktur

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Senin, 12 Oktober 2026 07:00 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (keempat kiri) menghadiri seremoni peresmian operasionalisasi pabrik PT HSG Material Indonesia di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026). PT HSG Material Indonesia yang berlokasi di KEK Kendal itu menanamkan investasi Rp 710 miliar dan diperkirakan menyerap 400 tenaga kerja. Foto: Dok. Kemenko Perekonomian

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan operasionalisasi pabrik PT HSG Material Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026). Pabrik dengan nilai investasi Rp 710 miliar ini diperkirakan menyerap hingga 400 tenaga kerja.

Kehadiran pabrik tersebut bagian dari upaya pemerintah menarik investasi ke sektor manufaktur, meningkatkan kapasitas produksi industri dan memperluas pasar ekspor.

“Pengembangan KEK Kendal dan masuknya investasi baru diharapkan terus memperkuat ekosistem industri Jawa Tengah melalui peningkatan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, diversifikasi kegiatan manufaktur, dan perluasan pasar,” ujar Airlangga dalam seremoni peresmian di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (10/10/2026).

PT HSG Material Indonesia merupakan bagian dari Fujian Hongsheng Material Technology. Perusahaan ini memproduksi tiang pancang pipa prefabrikasi, tiang pancang persegi prefabrikasi dan beton pracetak.

Baca juga : Ditjen Imigrasi Optimalkan Layanan, Aman & Nyaman

Berdasarkan perencanaan awal, fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas penjualan tahunan 3 juta meter tiang pancang beton prefabrikasi. Selain itu, perusahaan menargetkan penjualan 150 ribu meter persegi beton siap pakai per tahun.

Kapasitas produksi itu diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur, kawasan industri, dan berbagai proyek konstruksi di Indonesia. Selain pasar domestik, produk tersebut juga berpeluang menjangkau pasar ekspor, khususnya kawasan Asia Tenggara.

Pada 2025, pasar material konstruksi di Asia Tenggara tercatat mencapai 682 juta dolar AS. Dengan dukungan kapasitas produksi dan konektivitas industri, pengembangan manufaktur di KEK Kendal diharapkan dapat memperkuat daya saing produk Indonesia, serta meningkatkan potensi perolehan devisa ekspor.

Adsense

Airlangga mengatakan, KEK Kendal merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menarik investasi, meningkatkan aktivitas industri, menciptakan lapangan kerja dan memperluas akses pasar ekspor.

Baca juga : Gerindra Happy Dua Parpol Dukung Prabowo Di 2029

Kawasan industri Kendal dikembangkan sebagai bagian dari kerja sama ekonomi Indonesia dan Singapura. Kawasan tersebut diresmikan pada 14 November 2016 oleh kedua kepala pemerintahan.

Selanjutnya, kawasan ini memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus melalui Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2019 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Kendal.

Pemerintah terus mengembangkan KEK Kendal sebagai kawasan industri terpadu dengan dukungan infrastruktur, kemudahan investasi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Investasi PT HSG Material Indonesia juga sejalan dengan inisiatif Two Countries, Twin Parks (TCTP), yakni kerja sama pengembangan kawasan industri kembar antara Indonesia dan China. Inisiatif tersebut diarahkan untuk mendorong realisasi proyek investasi, transfer teknologi dan integrasi rantai pasok kedua negara.

Baca juga : Percepat Konsolidasi Di Jawa Tengah, PKB Kudus Andalkan Suara Milenial & Gen Z

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto mengatakan, Pemerintah terus berupaya menjaga iklim investasi agar komitmen yang masuk dapat diwujudkan menjadi kegiatan usaha produktif.

“Pemerintah terus mendorong iklim investasi yang kondusif agar komitmen investasi dapat diwujudkan menjadi kegiatan usaha produktif yang memperkuat struktur industri nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Haryo.

Turut hadir dalam seremoni peresmian tersebut Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, Tim Ahli Menko Bidang Investasi dan Peningkatan Ekspor Boo Hyung Lee, Asisten Deputi Fasilitasi Perdagangan dan Pengembangan Ekspor Kemenko Perekonomian Ekko Harjanto, Plt. Presiden Direktur PT KIK/BUPP KEK Kendal Triwidio Pramono, Direktur PT KIK/BUPP KEK Kendal Juliani Kusumaningrum, Direktur Jababeka Hyanto Wihadhi, Chairman PT HSG Material Indonesia He Baoping, serta Direktur PT HSG Material Indonesia Amanda He. BCG

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 12 Oktober 2026 dengan judul "Resmikan Pabrik HSG Material Di KEK Kendal Airlangga Komit Tumbuhkan Investasi Sektor Manufaktur"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense