Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Manggala Agni Kemenhut Tetap Padamkan Karhutla di Tengah Berbagai Kendala
- Pertamina Patra Niaga Dorong Pendidikan Masyarakat Pesisir Lewat Sekolah Alam
- Gempa Darat M4,0 Guncang Pasaman Sumatera Barat, Kedalaman 16 Km
- Pertamina Gandeng UMKM Lombok Jual Merchandise Resmi di MotoGP 2026
- Kemenperin Dorong Kawasan Industri Jadi PSN Untuk Percepat Hilirisasi
RM.id Rakyat Merdeka - Vinicius kena kartu merah karena menarik rambut Nathan Saliba, sebelum mencetak gol yang dianulir. Takut memaki wasit, pelatih Jose Mourinho juga tidak menghadiri jumpa pers usai laga.
Real Madrid meraih kemenangan dramatis 1-0 atas Villarreal pada pekan kedelapan Liga Spanyol, di Santiago Bernabeu. Namun, tiga poin Los Blancos dibayangi drama kartu merah Vinicius Junior dan kemarahan Jose Mourinho terhadap situasi yang terjadi di lapangan.
Gol tunggal kemenangan Madrid dicetak Yan Diomande pada menit ke-62. Sementara itu, Vinicius harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah dinilai melakukan tindakan kekerasan terhadap bek Villarreal, Nathan Saliba, dengan menarik rambut lawannya.
Drama bermula ketika Madrid kesulitan membongkar pertahanan Villarreal pada babak pertama. Kylian Mbappe sempat mengancam gawang lawan melalui tembakan pada menit ketujuh, tetapi bola hanya membentur tiang. Sejumlah peluang berikutnya juga belum mampu mengubah kedudukan.
Baca juga : Finish Ke-6 di Mandalika, Veda Ega Pecahkan Rekor Debutan Moto3
Kebuntuan akhirnya pecah pada babak kedua. Federico Valverde mengirimkan umpan terobosan yang berhasil dimaksimalkan Diomande. Sempat muncul tanda offside, tetapi pemeriksaan VAR (Video Assistant Referee).
Mourinho kemudian memasukkan Vinicius pada menit ke-52. Kehadiran winger Brasil itu diharapkan bisa menambah daya gedor tuan rumah. Harapan tersebut sempat menjadi kenyataan pada menit ke-71. Vinicius menyarangkan bola ke gawang Villarreal setelah menerima umpan Jude Bellingham. Stadion Bernabeu bergemuruh merayakan gol yang dianggap bakal memperbesar keunggulan Madrid.
Namun, kegembiraan itu hanya berlangsung sesaat. Wasit Isidro Diaz de Mera meninjau tayangan VAR setelah mendapat rekomendasi dari ruang video. Dalam tayangan ulang, Vinicius terlihat menarik rambut Saliba dalam rangkaian serangan sebelum gol tercipta.
Wasit kemudian menganulir gol tersebut dan mengeluarkan kartu merah langsung untuk Vinicius. Keputusan itu memicu protes dari para pemain Madrid. Vinicius juga terlihat meluapkan emosinya sebelum rekan-rekan setimnya berusaha menenangkan situasi.
Baca juga : Komisi I Dukung Pembatasan Akses Medsos Bagi Anak-anak
Drama tersebut turut menyulut kemarahan Jose Mourinho. Pelatih asal Portugal itu kecewa dengan situasi yang membuat Madrid kehilangan Vinicius pada saat pertandingan belum berakhir.
Mourinho juga memilih tidak menghadiri konferensi pers seusai pertandingan sebagai bentuk protes terhadap situasi yang terjadi. Pihak LaLiga mengumumkan ketidakhadiran Mourinho, 40 menit usai laga berakhir. Tak ada pernyataan lebih lanjut dari pihak Madrid termasuk staf dan pemain soal tak hadirnya Mourinho di konferensi pers.
Pelatih asal Portugal ini dikabarkan khawatir tak bisa menjaga perkataannya terkait wasit jika hadir di konferensi pers. Jika Mourinho mengkritik wasit dengan kata-kata yang tak pantas di konferensi pers, ia bakal terancam sanksi.
Eks pelatih Inter Milan itu tak mau mendapatkan sanksi larangan mendampingi tim karena laga-laga berikutnya Madrid di LaLiga terbilang krusial.
Baca juga : Stok Beras Aman, BBM Cukup Untuk 20 Hari
Los Blancos akan menghadapi Sevilla pada pekan depan (19/10/2026). Lalu di pekan berikutnya bakal menjalani El Clasico di markas Barcelona (26/10/2026). [GO]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya