RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan industrialisasi nasional untuk meningkatkan daya saing ekonomi, memperbesar nilai tambah, dan membuka lapangan kerja. Upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan pekerja.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pengembangan industri perlu berjalan seiring dengan peningkatan keterampilan dan perlindungan tenaga kerja.
Hal itu disampaikan Listyo melalui video sambutan dalam peringatan HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di Sukabumi, Minggu (18/10/2026).
Baca juga : DEN Siapkan Hilirisasi Kratom & Kemenyan, Meluncur Maret 2027
Menurut Listyo, penguatan regulasi, percepatan hilirisasi, dan pengembangan industri menjadi langkah penting untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.
“Dengan penguatan regulasi, percepatan hilirisasi, dan pengembangan industrialisasi nasional, kita berharap ribuan bahkan ratusan ribu industri baru dapat tumbuh dan berkembang, sehingga membuka peluang terciptanya lapangan pekerjaan secara luas,” ujar Listyo.
Ia menjelaskan, keberhasilan industrialisasi membutuhkan tenaga kerja yang kompeten, industri yang berdaya saing, serta hubungan industrial yang harmonis. Peningkatan keterampilan pekerja juga diperlukan untuk mendukung pengembangan industri bernilai tambah dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
Baca juga : DEN: Ekspor Hilirisasi Naik 45 Persen Dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Kantor Staf Kepresidenan (KSP), lanjutnya, turut mengawal kebijakan pemerintah agar program prioritas Presiden memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pekerja dan keluarganya.
Pemerintah juga berupaya menjaga keberlangsungan usaha, mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK), serta memperkuat perlindungan hak-hak pekerja.
Menurut Listyo, upaya tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Kolaborasi diperlukan agar pertumbuhan industri berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.
Baca juga : KSP Diminta Kawal Program Prioritas
Pada akhir sambutannya, Listyo mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kerja sama untuk mendukung pembangunan nasional.
“Mari kita satukan tekad, perkuat sinergi, dan terus berkarya untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045,” katanya.
Melalui penguatan industrialisasi dan pengawalan kebijakan, pemerintah berharap sektor industri dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.