BREAKING NEWS
 

Menhut: Presiden Prabowo Salurkan Banpres Rp 240 Miliar untuk Karhutla Kalbar

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 23 Oktober 2026 15:25 WIB
Menhut Raja Juli Antoni. (Foto: Kemenhut)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden (Banpres) senilai total Rp 240 miliar untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta pemerintah daerah memaksimalkan penggunaan dana tersebut sesuai peruntukannya.

Hal itu disampaikan Raja Juli dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (23/10/2026).

Rapat digelar secara luring dan daring dengan dihadiri Gubernur Kalbar Ria Rosa, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan, Direktur Modifikasi Cuaca Edison Kurnia, Kapolda Kalbar Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Dandim 1203 Letkol Inf Zulkarnaen Galib, serta Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama.

Raja Juli menjelaskan, bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, pemerintah mengalokasikan Rp 200 miliar untuk Pemerintah Provinsi Kalbar dan 10 kabupaten/kota. Dana tersebut telah ditransfer langsung kepada gubernur dan para bupati terkait.

Baca juga : Asap Karhutla Meluas, Kemenhub Imbau Penumpang Pesawat Rutin Cek Status Penerbangan

“Tadi betul kata Pak Gubernur ya, saya mengirim surat kepada Bapak Presiden untuk ada bantuan presiden kepada untuk Kalimantan Barat. Tahap pertama sudah turun Rp 200 miliar dan itu langsung ditransfer kepada Pak Gubernur maupun kepada bupati-bupati terkait,” ujar Raja Juli.

Pemerintah kemudian kembali mengajukan permohonan bantuan kepada Presiden untuk sejumlah kabupaten yang belum menerima bantuan pada tahap pertama.

Pengajuan tersebut mempertimbangkan kondisi dan eskalasi karhutla yang berbeda di setiap wilayah.

Adsense

Presiden Prabowo selanjutnya menyetujui bantuan tambahan untuk empat kabupaten, yakni Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.

Menurut Raja Juli, dana tersebut telah masuk ke rekening masing-masing pemerintah daerah sekitar dua hari sebelum pernyataan itu disampaikan.

Baca juga : Soal Karhutla, Sugiono Jawab Protes Anggota DPR Malaysia

“Alhamdulillah, Bapak Presiden kembali menyetujui pemberian bantuan kepada empat kabupaten di Kalimantan Barat, yaitu Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau. Per dua hari yang lalu sudah masuk ke rekening masing-masing,” kata Raja Juli.

“Jadi, total bantuan Presiden untuk penanganan karhutla dalam bentuk Banpres total Rp 240 miliar,” sambungnya.

Raja Juli meminta pemerintah daerah, khususnya para bupati, memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Jadi, supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya, sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri,” ujarnya.

Ia menegaskan, Banpres tersebut merupakan dana yang dikelola langsung oleh pemerintah daerah.

Baca juga : Kebakaran Hutan Dan Tuberkulosis

Bantuan itu berbeda dari dukungan penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah pusat, seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing.

Upaya penanganan karhutla oleh pemerintah pusat tersebut melibatkan sejumlah instansi, antara lain Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Kehutanan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense