BREAKING NEWS
 

Bahlil Minta Operasional Penuh Kilang RDMP Balikpapan Dipercepat

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 23 Oktober 2026 18:58 WIB
Bahlil Lahadalia. (Foto: RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta, percepatan penyelesaian kendala teknis pada fasilitas Kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, agar dapat beroperasi secara optimal.

“Jadi saya minta untuk dilakukan percepatan kepada sesuatu yang masih trouble (bermasalah) untuk diperbaiki, ya,” ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (23/10/2026).

Bahlil mengatakan dirinya telah mengunjungi Kilang Balikpapan pada Kamis (22/10/2026), setelah meresmikan penerimaan gas Jangkrik North East #6 (JNE#6) dan fasilitas produksi Lapangan Maha-South Hub di lepas pantai Kalimantan Timur.

Menurut dia, meskipun fasilitas RDMP Balikpapan telah diresmikan, masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan beberapa produk belum dapat dihasilkan secara maksimal.

Baca juga : Bahlil: Kilang Balikpapan 99 Persen Rampung, Stok BBM Nasional Aman

“Memang sebenarnya sudah diresmikan, tetapi memang ada beberapa produk yang belum maksimal karena memang terjadi trouble,” katanya.

Bahlil menyebutkan progres keseluruhan proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 99 persen. Pekerjaan yang tersisa mencakup penyesuaian teknis dan proses commissioning peralatan baru untuk memastikan kilang dapat beroperasi secara optimal.

“Untuk RDMP keseluruhan sudah 99 persen, sudah selesai. Cuma perintil-perintilnya lah, biasalah barang baru kan. Barang baru itu kan ada karet-karetnya, kira-kira begitulah. Tapi insyaallah kita akan selesaikan,” ujar Bahlil.

Adsense

Sambil menunggu operasional penuh kilang tersebut, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap terjaga dan berada di atas standar minimum.

Baca juga : Kilang Balikpapan Sudah 99 Persen, Stok BBM Nasional Dipastikan Aman

Bahlil menjelaskan stok Pertalite cukup untuk memenuhi kebutuhan selama 16 hingga 18 hari, sedangkan BBM nonsubsidi dengan nilai oktan atau RON 92, RON 95, dan RON 98 tersedia untuk kebutuhan lebih dari 20 hari.

Sementara itu, pasokan solar nasional disebut tidak mengalami kendala karena kebutuhan dalam negeri telah terpenuhi tanpa impor. Ketersediaan BBM di Kalimantan juga relatif setara dengan kondisi rata-rata nasional.

Selain menjaga kecukupan stok, Bahlil meminta Pertamina mengoptimalkan distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan diterima masyarakat yang berhak.

Pengawasan penyaluran BBM juga diperkuat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum, termasuk TNI dan Polri, terutama untuk menindak pelaku penimbunan.

Baca juga : Pemerintah Dan Pertamina Perkuat RDMP Balikpapan, Progres Capai 99 Persen

Bahlil mengungkapkan, fenomena El Nino turut memengaruhi distribusi BBM di Kalimantan Barat karena menyebabkan pendangkalan Sungai Kapuas. Kondisi tersebut sempat mengganggu jalur pengiriman BBM ke sejumlah wilayah.

Untuk mengatasi kendala itu, Pertamina memanfaatkan kapal sebagai tempat penyimpanan terapung (floating storage), kemudian menyalurkan BBM ke daerah tujuan melalui jalur darat.

Dalam jangka panjang, RDMP Balikpapan diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM. Proyek Strategis Nasional tersebut memiliki nilai investasi 7,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 126 triliun.

Setelah beroperasi penuh, kilang itu diproyeksikan mampu memenuhi sekitar 22 hingga 25 persen kebutuhan BBM nasional. Peningkatan kapasitas pengolahan tersebut diharapkan memperkuat pasokan energi dalam negeri sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan kemandirian energi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense