BREAKING NEWS
 

Baru Separuh Agen Perlinsos Bergerak

Gus Ipul Sentil Pemda Yang Belum Maksimal

Reporter : ALFIAN SIDIK
Editor : WIDIA SAPUTRA
Sabtu, 7 November 2026 06:55 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Registrasi Ulang Perlinsos Digital di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Jumat (6/11/2026). Foto: Dok. Kementerian Sosial

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyentil Pemerintah Daerah (Pemda) yang belum maksimal menggerakkan agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.

Dari satu juta lebih agen yang telah mendaftar, baru sekitar 50 persen yang benar-benar aktif membantu masyarakat melakukan registrasi. Padahal, Pemerintah tengah mengejar target pendaftaran 48 juta keluarga hingga akhir 2026.

Mantan Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal itu meminta seluruh kepala daerah tidak diam. Dia menginstruksikan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, hingga pengurus RT dan RW untuk turun langsung membantu percepatan registrasi.

“Sudah satu juta lebih agen yang mendaftar, tapi baru 50 persen yang membantu orang lain. Sisanya masih sekadar mendaftar dan belum bergerak. Ini yang kita harapkan bisa didorong supaya bergerak,” kata Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Pelaksanaan Registrasi Ulang Perlinsos Digital di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Baca juga : Ekonomi RI Tertinggi Di Antara Negara G20

Menurutnya, keberadaan lebih dari satu juta agen tersebut merupakan modal besar untuk mempercepat pendataan masyarakat. Apalagi, para agen bekerja secara sukarela tanpa menerima bayaran.

Karena itu, Pemda harus mampu mengoptimalkan potensi tersebut agar tidak berhenti sebatas pendaftaran.

Adsense

“Luar biasa satu juta ini. Suatu hal yang mungkin perlu diberi apresiasi, karena mereka tidak dibayar dan tidak boleh meminta bayaran. Benar-benar membantu dan menjadi relawan,” ucapnya.

Gus Ipul menegaskan, Pemda harus menjadi motor penggerak di lapangan. Setiap OPD diminta mengaktifkan agen yang sudah terdaftar, sementara camat dan Pemerintah Desa memastikan masyarakat di wilayahnya mendapatkan pendampingan untuk melakukan registrasi.

Baca juga : Soal Kasus Penyadapan, Kapolri Pastikan Murni Penegakan Hukum

“Bangunkan agen yang belum aktif. Setiap OPD, camat dan desa memastikan agen yang sudah terdaftar mulai mendaftarkan warga,” tegasnya.

Berdasarkan data hingga 5 November 2026, jumlah keluarga yang sudah terdaftar dalam Perlinsos Digital mencapai sekitar 18,8 juta keluarga atau 39,2 persen dari target 48 juta keluarga. Artinya, masih ada sekitar 29,2 juta keluarga yang harus diselesaikan proses registrasinya hingga akhir Desember 2026.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu juga mengingatkan adanya penurunan kecepatan registrasi. Pada periode 12-18 Oktober 2026, pendaftaran sempat mencapai rata-rata 506 ribu keluarga per hari. Namun, dalam tujuh hari terakhir, kecepatannya turun menjadi sekitar 377 ribu keluarga per hari.

“Kecepatan harus naik dari 377 ribu per hari menjadi 521 ribu per hari. Kami mohon dukungan dari para gubernur, bupati dan wali kota,” pintanya. ASI

Baca juga : Dubes Djauhari Oratmangun Tampilkan Budaya Nusantara Di Resepsi Diplomatik

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 7 November 2026 dengan judul "Baru Separuh Agen Perlinsos Bergerak Gus Ipul Sentil Pemda Yang Belum Maksimal"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense