Sebelumnya
Kemenperin memiliki program Indonesia Food Innovation (IFI) yang dilaksanakan rutin setiap tahun untuk memacu IKM mamin dalam meningkatkan nilai inovasi dan pemanfaatan penggunaan bahan baku lokal yang cukup banyak dan beragam.
Lewat IFI, Kemenperin mendorong IKM mamin untuk melakukan percepatan pengembangan kapasitas bisnis dengan memberikan solusi supply chain dan added value kepada komoditas bahan pangan asal Indonesia melalui inovasi sehingga menghasilkan produk mamin berkualitas dan berdaya saing ekspor.
Baca juga : Mendes Harap Gernas BBI Dapat Bangkitkan Pelaku UMKM
“IFI merupakan program pembinaan dan pendampingan yang tepat dari para ahli di bidang bisnis maupun teknis untuk akselerasi bisnis menuju IKM modern yang marketable, profitable dan sustainable, dan berujung pada peningkatan skala bisnis IKM,” papar Gati.
Kemenperin juga mendorong IKM yang mampu menghasilkan permesinan teknologi tepat guna (TTG) seperti PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri, di Sleman, Yogyakarta, untuk memproduksi mesin dan peralatan yang dapat digunakan oleh IKM mamin dalam meningkatkan kapasitas produksi dan daya saingnya.
Baca juga : Diincar Dengan Harga Tinggi, Khofifah Larang Ekspor Katak Porang
Peningkatan nilai tambah IKM mamin melalui efisiensi, inovasi dan teknologi dengan menerapkan industri 4.0 merupakan salah satu fokus Kemenperin. Penerapan industri 4.0 di sektor IKM sudah dilakukan dari sisi hulu sampai kepada pemasaran, meliputi pembangunan material center untuk menjamin ketersediaan bahan baku yang mudah dijangkau oleh IKM dan dengan harga yang bersaing.
Selanjutnya, penerapan sistem traceability pada produksi gula kelapa di Kabupaten Banyumas. Kemudian, pemanfaatan teknologi digital melalui program e-Smart IKM untuk pemasaran produk IKM yang telah dijalankan Kemenperin sejak 2017. “Kami juga mendorong peningkatan kualitas kemasan produk IKM melalui platform e-kemasan,” pungkas Gati. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.