BREAKING NEWS
 

Bus Shalawat Stop Operasi Besok, Jemaah Haji Disarankan Tawaf Wada Malam Ini

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Jumat, 12 Juli 2024 23:06 WIB
Bus Shalawat. (Foto: MCH 2024)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masa operasional penyelenggaraan ibadah haji di Daerah Kerja (Daker) Makkah akan berakhir Sabtu (13/7/2024). Bersamaan dengan itu, layanan Bus Shalawat, yang biasanya mengantar jemaah dari pemondokan menuju Masjidil Haram dan sebaliknya, juga akan berakhir.

“Layanan Bus Shalawat akan diberhentikan total besok, 13 Juli 2024, pukul 12.00 WAS, yaitu waktu Salat Zuhur. Setelah itu, tidak ada layanan Bus Shalawat lagi,” terang Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah, Syarif Rahman, di Makkah, Jumat (12/7/2024).

Penghentian Bus Shalawat ini dilakukan karena seluruh jemaah haji Indonesia esok hari seluruhnya sudah bergerak ke Madinah. Syarif menjelaskan, esok hari juga menjadi waktu terakhir jemaah haji Indonesia diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah.

Baca juga : PPIH Inspeksi Katering dan Pemondokan Jemaah Haji, Pastikan Kebersihan dan Kualitas Makanan

Rencananya, ada 15 kelompok terbang (kloter) yang akan diberangkatkan esok hari. Karenanya, Syarif berharap jemaah sudah dapat menyelesaikan Tawaf Wada malam ini.

Adsense

“Karena besok adalah pendorongan (pemberangkatan jemaah) terakhir ke Madinah, kita harapkan jemaah sudah melaksanakan tawaf wada hari ini,” kata Syarif.

Hal ini bertujuan untuk memberikan jemaah haji waktu yang lebih panjang untuk beristirahat mengingat perjalanan menuju Madinah membutuhkan waktu cukup lama. Perjalanan darat yang akan ditempuh jemaah memakan waktu sekitar 5 sampai 6 jam. “Jadi, kalau Tawaf Wadanya bisa dilaksanakan hari ini, lebih baik,” tutur Syarif.

Baca juga : Jemaah Haji Dilarang Bawa Zamzam dalam Koper, Yang Nekat Akan Dibongkar

Berdasarkan pantauan Media Center Haji (MCH), tidak seperti hari Jumat sebelumnya, hari ini kondisi Terminal Syib Amir terlihat lengang. Hanya terlihat puluhan jemaah yang memanfaatkan Bus Shalawat, bahkan saat jelang dan usai pelaksanaan Salat Jumat.

Syarif Rahman menerangkan, saat ini hanya ada delapan rute yang beroperasi di Terminal Syib Amir dari total 16 rute yang tersedia di terminal ini. Begitu juga di Terminal Jiyad yang semula menyediakan enam rute bagi jemaah haji Indonesia, hari ini hanya mengoperasikan dua rute.

Di masa puncak haji, terdapat 22 rute Bus Shalawat yang dioperasikan. Sebanyak 16 rute beroperasi di Terminal Syib Amir, sedangkan sisanya sebanyak enam rute beroperasi di Terminal Jiyad. Jumlah Bus Shalawat yang beroperasi pada masa puncak haji mencapai 425 bus per hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense