BREAKING NEWS
 

Komitmen Tegas Presiden Prabowo Dalam Pemberantasan Korupsi

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Senin, 23 Desember 2024 21:00 WIB
Tommy Rusihan Arief, Wartawan Senior. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Saat bertemu dengan masyarakat dan mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir, beberapa hari lalu, Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk memberantas korupsi.

Ketika berpidato pada kesempatan tersebut Presiden Prabowo mengatakan dia baru menjabat dua bulan, tapi sudah berapa koruptor yang ditangkap. Prabowo secara tegas meminta orang-orang yang sudah mencuri uang rakyat untuk bertobat dan mengembalikan uang yang sudah dicuri dari rakyat.

Bagi kita rakyat Indonesia, pernyataan Presiden Prabowo ini terbuka, jelas dan tegas. Bisa dibilang, ini adalah pernyataan paling tegas yang pernah disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia.

Inti yang bisa kita pahami adalah, Presiden ingin uang ratusan triliun yang dicuri oleh para koruptor dikembalikan kepada rakyat Indonesia. Pastinya, melalui berbagai proyek pembangunan untuk memakmurkan rakyat.

Baca juga : Audiensi Dengan REI, Menteri Ara Soroti Data Pembangunan Rumah Subsidi Rakyat

Sudah terlalu lama sebagian besar dari 280 juta rakyat Indonesia belum dapat menikmati tingkat kesejahteraan yang lebih memadai. Masih jutaan rakyat Indonesia yang hidup miskin di tengah melimpahnya kekayaan alam kita.

Waktu berpidato di KTT G-20 di Rio de Janeiro, Brasil, beberapa minggu lalu, Presiden Prabowo mengatakan 25 persen rakyat Indonesia masih hidup miskin. Ini bukanlah angka yang kecil setelah 79 tahun merdeka.

Jadi, sangatlah wajar jika Presiden Prabowo mengubah cara pandang pemberantasan korupsi. Upaya mengembalikan uang curian (assets recovery) dari para koruptor bisa menjadi fokus perhatian.

Adsense

Sehingga, uang dan harta benda bernilai ratusan triliun (bisa lebih) yang dicuri dari rakyat (bahkan disimpan di luar negeri) bisa dikembalikan ke negara.

Baca juga : Pelaku Usaha Harap Presiden Prabowo Bentuk Badan Khusus Sawit

Pemerintah memerlukan anggaran sangat besar untuk mendorong berbagai program terobosan yang langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat paling bawah. Agar secara umum masyarakat dapat menikmati tingkat kesejahteraan yang jauh lebih pantas.

Rakyat Indonesia tentu mendukung semangat dan komitmen Presiden Prabowo untuk memberangus korupsi tanpa pandang bulu. Di negara manapun, korupsi adalah penyakit mematikan. Wajar jika di semua negara korupsi dianggap sebagai musuh rakyat.

Koruptor adalah musuh negara. Untuk itu banyak negara yang memperlakukan koruptor dengan cara sangat ekstrim. Karena begitulah cara memperlakukan para pencuri uang rakyat dengan cara sepadan.

"Ketika mereka mencuri uang rakyat, mereka bukan lagi teman kita," kata pemimpin Tiongkok Mao Zedong usai mengeksekusi sejumlah kawan seperjuangannya yang kedapatan korupsi.

Baca juga : Bela Palestina Di KTT D-8, Prabowo Dipuji Anwar Ibrahim

Rakyat Indonesia tidaklah buta dan tuli. Janganlah lagi ada drama peradilan yang mengatas namakan supremasi hukum terhadap para koruptor. Bahkan pejabat selevel menteri maupun wartawan bisa memergoki napi koruptor yang memiliki sel mewah di lapas.

Rakyat kini berharap banyak pada semangat dan komitmen Presiden Prabowo untuk memberantas korupsi. Semoga Polri, Kejagung, KPK maupun sistem peradilan di Indonesia bisa senapas dengan komitmen Kepala Negara.

Penulis adalah Tommy Rusihan Arief, Wartawan Senior

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense