BREAKING NEWS
 

Melestarikan Tradisi Berbagi di Bulan Ramadan

Writer : M. Ikhsan Tanggok
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 24 Maret 2025 10:37 WIB
Yayasan Bina Sosial (YBS) Assadah An-Najah Ciputat Tangerang Selatan membagikan santunan berupa sembako sebanyak 285 paket pada masyarakat sekitarnya, Minggu (23/3/2025). (Foto: Dok. Pribadi)

Ramadan adalah bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam. Dikatakan istimewa karena di dalamnya Allah memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk melakukan puasa selama satu bulan penuh dengan harapan orang-orang yang menjalankan ibadah puasa mendapatkan derajat takwa (QS: Al-Baqarah 183).

Dalam Ramadan ini, Allah juga menurunkanAl-Qur’an yang berfungsi sebagai pedoman hidup bagi manusia (QS, Al-Baqarah: 185). Tidak hanya itu, di bulan Ramadan ini Allah juga mewajibkan setiap umat Islam untuk mengeluarkan zakat fitrah atau zakat fitri atau sedekah fitri (QS: Al-Baqarah: 43).

Tujuan dari zakat firah ini telah dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW: "Rasulullah telah mewajibkan zakah firah untuk mensucikan diri orang yang berpuasa dari perkataan yang sia-sia dan kotor serta untuk memberi makan pada orang-orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat Idhul Fitri, maka ia adalah zakat yang diterima, dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Idul Fitri, maka itu hanyalah sekedar sedekah."

Banyak orang yang memanfaatkan Ramadan ini untuk beramal, baik amalan-amalan yang bertujuan menambah pahala, maupun amalan-amalan sosial yang tujuannya untuk membantu sesama umat Islam yang kurang mampu agar pada bulan Ramadhan ini mereka juga dapat menjalankan ibadah puasa sebagaimana layaknya orang-orang yang berkecukupan secara ekomi. Tidak hanya itu, pengurus-pengurus masjid, musallah dan lembaga sosial lainnya, seperti Yayasan Bina Sosial (YBS)  Assa'adah An-Najah Ciputat Tangerang Selatan berhasil mengumpulkan sumbangan dari para donatur setiap bulan Ramadhan dan membagikan sumbangan itu dalam bentuk sembako (sembilan bahan pokok) pada masyarakat yang kurang mampu di sekitar masjid dan musallah tersbut.

Baca juga : Travel Gelap Bukan Inovasi, Namun Kebutuhan Warga

Tradisi berbagi ini sudah berlangsung puluhan tahun dan semangat para pengurus untuk mengumpulkan dana tidak pernah padam. Apa yang dilakukan oleh YBS ini adalah salah satu bentuk kepedulian sosial yang patut diberi apresiasi. Karena meskipun Yayasan Sosial ini tidak memiliki dana untuk membantu masyarakat muslim yang kurang mampu secara langsung, namun dia sanggup mengumpulkan dana dari para donatur yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat muslim yang kurang mampu. Pemerintah daerah sepatutnya perlu mendukung lembaga-lembaga sosial seperti ini, agar lebih banyak lagi masyarakat yang kurang mampu dapat dibantu.

Keberkahan Ramadan ini tidak hanya mendorong masyarakat muslim yang mampu untuk membantu saudara-saudaranya sesama muslim yang kurang mampu secara ekonomi, tapi dapat juga mendorong masyarakat non Muslim yang mampu untuk berbagi pada saudara mereka yang muslim yang kurang mampu secara ekonomi. Salah satu contoh apa yang dilakukan Perhimpunan Orang-Orang Tionghoa (INTI) di beberapa daerah di Indonesia.

Adsense

Pada Ramadan ini, mereka banyak terlibat dalam membantu masyarakat muslim yang kurang mampu. Salah satu contoh adalah yang dilakukan oleh INTI Tangerang Selatan yang pada 21 Maret 2025 lalu di Vihara Himadhero Mettavati, Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat, berhasil membagikan 1.000 makanan berbuka puasa, susu, dan santunan perlengkapan sekolah (tas sekolah, buku tulis dan alat-alat tulis) kepada anak-anak dari kalangan kaum dhuafa. Apa yang dilakukan oleh INTI ini menunjukkan bahwa "kasih pada sesama" tidak memandang adanya perbedaan sukubangsa, bahasa, budaya dan agama. 

Menebar kasih adalah anjuran bagi semua agama di dunia ini dan sebaliknya menebar kebencian adalah salah satu yang tidak disukai oleh semua agama. Landasan untuk saling tolong-menolong itu ada dalam semua agama, misalnya dalam agama Islam Allah menghendaki agar manusia saling tolong-menolong dalam mengerjakan kebajikan dan takwa dan Allah melarang manusia untuk saling tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan (QS: Al-Maidah: 2).

Baca juga : Kemenhub Pastikan Angkutan Barang Tetap Beroperasi Selama Mudik Lebaran

Dalam beberapa ayat dari Alkitab juga mendorong agar manusia saling tolong menolong satu dengan yang lainnya, sebagaimana dijelaskan dari beberapa ayat dalam Alkitab: "Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus" (Galatia 6:2). "Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu" (Yohanes 15:16). Jadi perbuatan membantu orang lain yang sangat membutuhkan memiki landasan yang kuat dalam ajaran agama-agama. 

Ramadan adalah bulan yang penuh dengan kebaikan, dan oleh karena itu banyak orang Muslim berlomba-lomba melakukan perbuatan baik di bulan ini agar mereka memperoleh keberuntungan dan ganjaran pahala yang banyak sebagai tabungan mereka nanti di akhirat. Salah satu yang mendorong mereka untuk melakukan kebaikan adalah bahwa di bulan ini segala amal dan perbuatan manusia dilipatgandakan oleh Allah pahalanya. Sebagaimana dikatakan oleh Allah SWT: "Lailatul qadar itu lebih baik dari pada seribu bulan" (QS: Al-Qadr: 3). Artinya jika orang berbuat kebaikan (misal bersedekah) pada malam lailatu qadar, maka sama artinya dia telah bersedekah selama seribu bulan.

Jika orang salat dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an di malam lailatul kadr, sama artinya dia shalat dan membaca ayat-ayat Al-Qur’an selama seribu bulan. Seribu bulan sama dengan delapan puluh tiga tahun koma tiga bulan. Dalam hadis-hadis nabi Muhammad SAW juga banyak mendorong umat Islam untuk melakuka kebaikan di Ramadan, mislanya: "Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan" (HR: At-Tirmitzi). "Dari Anas dikatakan, Wahai Rasulullah, sedekah apa yang nilainya paling utama? Rasul menjawab, 'sedekah di bulan Ramadhan' (HR At-Tirmidzi). "Rasulullah adalah SAW adalah orang yang paling dermawan di antara manusia lainnya, dan ia semakin dermawan saat berada di bulan Ramadhan" (HR Bukhari dan Muslim). "Barang siapa memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa sedikitpun" (HR Tirmidzi).

Hadis-hadis Nabi Muhammad SAW ini memberikan motivasi pada umat Islam untuk berbagi kepada orang-orang yang kurang mampu dan orang-orang yang melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Oleh karena itu, pada Ramahan ini banyak masjid dan musallah yang menggelar buka puasa bersama dengan membagikan takjil dan makan malam (makan setelah berbuka) gratis pada umat Islam. Tentu saja masjid dan musallah tidak mempunyai cukup dana untuk mendukung kegiatan ini. Namun, dengan bantuan para jemaah masjid dan donatur-donatur lainnya yang datang dari lingkungan luar masjid dan musallah, maka pelaksanaan buka puasa bersama dapat berjalan dengan baik dan orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi dapat dibantu.

Baca juga : Gerindra Banten Bagi Takjil Gratis Sepanjang Ramadan

Puasa di bulan Ramadan bukan saja sekedar perintah Allah kepada orang yang beriman, yang tujuannya mendidik manusia beriman manjadi orang-orang yang bertakwa. Puasa juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan yang mengedukasi manusia untuk peduli terhadap orang-orang yang kurang mampu secara ekonomi. Jika pada saat melaksanakan ibadah puasa di Ramadhan kita rajin mengunjungi masjid untuk melakukan shalat berjamaah, membantu orang yang kurang mampu secara ekonomi, namun alangkah baiknya pada sebelas bulan ke depan tradisi salat berjamaah dan berbagi pada orang lain tetap diteruskan.

Jika tradisi berbagi itu terhenti karena dibatasi Bulan Ramadan atau berakhirnya Ramadan, maka edukasi yang didapat dan dipraktikan pada bulan Ramadan tidak membuahkan hasil yang baik. Oleh karena itu perbanyaklah sedekah pada orang-orang yang benar-benar membutuhkan, agar apa yang dipraktikan di bulan Ramadan benar-benar terelisasi di bulan-bulan yang lain di luar bulan-bulan Ramadan.

Powered by Froala Editor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense